Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Legislator Senayan Desak Kasus Penganiayaan Timses di Lamandau Kalteng Diusut Tuntas

- Apahabar.com Rabu, 9 Desember 2020 - 11:05 WIB

Legislator Senayan Desak Kasus Penganiayaan Timses di Lamandau Kalteng Diusut Tuntas

Anggota Komisi III DPR RI perwakilan Kalteng, Ary Egahni Ben Bahat. apahabar.com/Irfan 

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Anggota Komisi III DPR RI Ary Egahni Ben Bahat meminta polisi mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan ke tim sukses di Kabupaten Lamandau.

Tim sukses yang dianiaya merupakan bagian dari salah satu pasangan calon peserta Pilgub Kalteng 2020.

Penganiayaan diduga terjadi pada Selasa (8/12). Pelakunya diduga adalah Bupati Lamandau Hendra Lesmana.

“Jadi saya anggota komisi III DPR RI sebagai mitra dari kepolisian meminta agar mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Kabupaten Lamandau itu,” kata Ary Egahni dalam jumpa pers, Selasa (8/12) malam di Kuala Kapuas.

Ary berharap aparat kepolisian dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan tegak lurus tanpa berpihak.

“Sehingga kejadian dugaan penganiayaan tersebut menjadi terang benderang,” ujarnya.

Legislator asal Kalimantan Tengah itu berharap agar kejadian demikian tidak terulang kembali di tengah sisa waktu rangkaian Pilkada Serentak 2020.

“Karena saya yakin dan percaya masyarakat Kalimantan Tengah ingin pesta demokrasi dijalani sebagai suatu keputusan hati nurani yang tulus,” pungkas Ary Egahni.

Kronologi Penganiayaan

Bupati Lamandau Hendra Lesmana dilaporkan ke Polres Lamandau, Selasa (8/12/). Hendra diduga menganiaya sejumlah relawan paslon nomor urut 1, Ben Brahim-Ujang Iskandar.

Informasi dihimpun Liputan6.com, kasus bermula dari kegiatan membagi-bagikan minyak goreng di RT 001, Kelurahan Bulik, Kabupaten Lamandau. Kegiatan ini diduga berhubungan dengan salah satu paslon.

Empat orang relawan Ben-Ujang yakni Juhdadi Syahmin, Ujang Bento, Deri dan Firman kemudian memberikan teguran untuk menghentikan kegiatan tersebut.

Kemudian saat keempatnya bersantai di depan salah satu ruko, sebuah mobil yang diduga ditumpangi Bupati Lamandau Hendra Lesmana datang dan berhenti.

“Setelah turun Pak Hendra langsung menyundul muka saya dan menendang mulut Eman sampai bibir bagian kirinya berdarah,” tutur Juhdadi.

Mereka pun sudah membuat laporan ke Polres Lamandau dan menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke polisi,” katanya.

Ketua Tim Hukum Ben Brahim-Ujang, Baron R Binti dihubungi via telepon membenarkan informasi tersebut dan pihaknya akan memantau kasus ini.

“Kita sudah meminta ibu Ery Agani yang kebetulan ada di Komisi 3 DPR-RI untuk menghubungi Kapolda Kalteng. Kita akan pantau kasus ini,” kata Baron.

Bupati Lamandau Hendra Lesmana sudah coba dikonfirmasi melalui telepon dan pesan singkat. Namun sampai berita ini dikirim, belum ada tanggapan.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Resmi Ditutup, Hanya 2 Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang Mendaftar di Pilgub Kalsel 2020
apahabar.com

Tak Berkategori

HPSN 2020 di Tanbu, Ratusan Pohon Ditanam di Pesisir Pantai
Guru Danau

Tak Berkategori

Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis
Jembatan

Tak Berkategori

Rem Blong, Pikap Seruduk Tiang Pembatas Jembatan Sungai Lulut

Gaya

Suami Ultah, Maia Beri kejutan
apahabar.com

Tak Berkategori

Obati Kerinduan Pelari, Nestle Hadirkan MILO Indonesia Virtual Run
apahabar.com

Tak Berkategori

Intip Harta Kandidat Gubernur Kalsel: Paman Birin dan Denny Indrayana, Siapa Paling Kaya?
apahabar.com

Sport

Jadwal Timnas U19 Indonesia vs Qatar, Kamis 17 dan 20 September 2020, Live TV Online? Shin Tae Yong Fokus Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com