Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Berikut Rinciannya

- Apahabar.com Rabu, 2 Desember 2020 - 18:39 WIB

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Berikut Rinciannya

Ilustrasi tempat wisata di Loksado yang bisa dinikmati selama libur akhir tahun. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Libur akhir tahun 2020 dipangkas. Berikut jadwal yang telah dipangkas 3 hari.

Awalnya, libur akhir tahun totalnya 11 hari bila ditambah dengan Sabtu-Minggu pada 24 Desember 2020-1 Januari 2021.

Libur panjang itu merupakan gabungan libur nasional Hari Raya Natal, cuti bersama Natal, pengganti cuti bersama Idul Fitri, dan libur nasional tahun baru.

Kini pengganti cuti bersama Idul Fitri pada 28-30 Desember 2020 dihapus. Dengan demikian, hari libur berkurang tiga hari.

Berikut jadwal baru libur akhir tahun setelah dikurangi:

1. Kamis, 24 Desember 2020: Cuti Bersama Hari Raya Natal
2. Jumat, 25 Desember 2020: Libur Nasional Hari Raya Natal
3. Kamis, 31 Desember 2020: Pengganti Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah
4. Jumat, 1 Januari 2021: Libur Nasional Tahun Baru 2021 Masehi

Total ada 2 hari libur nasional dan 2 hari cuti bersama. Dengan demikian ada dua kali long weekend yang disela hari kerja.

Yang pertama, ada 4 hari libur berderet pada 24-25 Desember 2020 (Kamis-Jumat) dan 26-27 Desember 2020 (Sabtu-Minggu).
Long weekend kedua adalah pada 31 Desember 2020-1 Januari 2021(Kamis-Jumat) dan 2-3 Januari 2021.

Pengurangan hari libur ini berdasarkan arahan Presiden Joko Widowo (Jokowi) pada Senin (23/11/2020) yang lalu.

Arahan itu lalu ditindaklanjuti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy dalam rapat dan mengambil keputusan pengurangan libur.

“Intinya kita sesuai arahan presiden memutuskan bahwa ada libur Natal dan Tahun Baru. Masih tetap ada. Ditambah pengganti Idul Fitri satu hari,” kata Muhadjir dilansir okezone, Rabu (02/12).

Pemangkasan aturan ini selanjutnya akan ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

“Menpan-RB karena berkaitan dengan masalah cuti dan libur ASN, Menteri Ketenagakerjaan berkaitan dengan karyawan swasta, dan Pak Menteri Agama karena ini berkaitan dengan libur keagamaan, karena itu insyaAllah akan segera ditandatangani kemudian akan bisa diberlakukan,” ucap Muhadjir dilansir detikcom.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bangkit dari Pandemi, Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Berdikari
apahabar.com

Nasional

Tersisa Gorontalo Nihil Kasus Covid-19
apahabar.com

Nasional

Kaltim Siapkan Lahan Khusus, Antisipasi Urbanisasi Jika Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Facebook Batalkan Sejumlah Event dan Pekerjakan Karyawan di Rumah
apahabar.com

Nasional

Resmi, UU KPK Berlaku Mulai Hari Ini
apahabar.com

Nasional

UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap
apahabar.com

Nasional

Hotline Informasi Covid-19 via WhatsApp, Ini Nomor Resminya
apahabar.com

Nasional

Bahas Isu Aneksasi Palestina, Menlu RI Akan Ikuti Pertemuan OKI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com