Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Libur Nataru, Kemenpan Larang Seluruh ASN Keluar Daerah

- Apahabar.com Selasa, 22 Desember 2020 - 13:54 WIB

Libur Nataru, Kemenpan Larang Seluruh ASN Keluar Daerah

Ilustrasi ASN. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang keluar daerah di libur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Itu sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

Larangan itu termaktub dalam surat Edaran Nomor 72 Tahun 2020 yang dikirimkan ke seluruh kepala badan/lembaga hingga kepala daerah se-Indonesia.

Surat tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan Pengetatan Pemberian Cuti Bagi ASN Selama Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19 itu diteken Tjahjo pada 21 Desember 2020. Surat itu berlaku sejak ditetapkan pada 21 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

“Pegawai ASN dan keluarganya diimbau untuk tidak melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah selama periode libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021,” demikian perintah Menpan RB seperti dikutip dari Surat Edaran tersebut.

Meskipun demikian, SE itu mengatur keringanan bagi ASN dan keluarganya yang memang harus melakukan perjalanan keluar daerah karena alasan tertentu. Ada syarat yang harus dipenuhi untuk yakni memerhatikan: peta zonasi risiko penyebaran covid-19, kebijakan pemerintah daerah asal dan yang dituju, memenuhi kriteria dan persyaratan protokol perjalanan yang ditetapkan Kemenhub dan Satgas Covid-19, serta menerapkan protokol kesehatan selama bepergian.

Pengetatan Pemberian Cuti Periode Tertentu

Melalui surat tersebut, Tjahjo menjelaskan aturan cuti bersama ASN mengikuti tanggal yang sudah ditetapkan pemerintah pada awal bulan ini, yakni 24-27 Desember dan dilanjutkan 31 Desember-3 Januari 2021.

Pemberian cuti di periode liburan Nataru, selain dari tanggal yang ditetapkan, hanya bisa diberikan seandainya ASN dapat membuktikan kepentingan mengajukan cuti dan disetujui pejabat pembina kepegawaian.

Apabila terdapat ASN yang melanggar ketentuan tersebut, maka dikenakan sanksi disiplin yang diatur dalam PP 53/2010 dan PP 49/2018.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah lebih dulu melarang seluruh ASN maupun pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMD) keluar kota selama libur Nataru.

Sebagai antisipasi lonjakan kasus di awal tahun depan, pemerintah pusat juga menetapkan syarat pemeriksaan covid-19 bagi pelaku perjalanan dengan transportasi darat maupun udara.

Demi mencegah penularan lebih masif, pemerintah pusat sebelumnya telah memutuskan memangkas juga membagi dua klaster pelaksanaan libur nataru.
Setidaknya ada dua klaster pemisahan libur yakni libur natal dan libur tahun baru.

Pertama, klaster libur Hari Raya natal adalah 24-27 Desember 2020. Kemudian 28-30 tetap ditegaskan sebagai hari kerja, lalu klaster libur pergantian tahun adalah 31 Desember 2020-3 Januari 2021.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Sempat Menjadi PRT, H’Hen Nie Kejutkan Perhelatan Miss Universe 2018
apahabar.com

Global

Tsunami Selat Sunda, Mesut Ozil Turut Berduka
apahabar.com

Global

Akibat Penggundulan Hutan Makin Marak, Tujuan Kesepakatan Paris Terancam Gagal
apahabar.com

Global

Pengujian Vaksin Corona Efektif, Harga Emas Dunia Bergerak Naik
Joe Biden

Global

Hari Pertama Jabat Presiden, Joe Biden Cabut Larangan Masuk Negara Muslim
apahabar.com

Global

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, 30 Orang Tewas Tertimbun
apahabar.com

Global

Bos Huawei Ditangkap, AS-China Bisa Batal ‘Rujuk’?
apahabar.com

Global

Prancis Bergolak, 125.000 Demonstran, Toko Dijarah, 1.000 Ditahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com