Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Mahfud MD: Pemerintah Tak Bentuk Tim Pencari Fakta Tewasnya 6 Laskar FPI

- Apahabar.com Senin, 28 Desember 2020 - 18:44 WIB

Mahfud MD: Pemerintah Tak Bentuk Tim Pencari Fakta Tewasnya 6 Laskar FPI

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD. Foto-Humas Kemenko Polhukam via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan pemerintah tak akan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus tewasnya 6 anggota laskar FPI beberapa waktu lalu.

“Pemerintah memang tidak akan membentuk TGPF tentang itu. Karena apa? Menurut hukum, pelanggaran HAM seperti itu, menurut UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, itu urusan Komnas HAM,” kata Mahfud seperti dikutip dari kanal YouTube Dewan Pakar KAHMI Official, Jakarta yang dilansir Antara, Senin (28/12).

Pemerintah, kata Mahfud, lebih memercayakan proses investigasi kasus tewasnya 6 laskar FPI kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

Oleh karena itu, dia mendorong Komnas HAM bekerja semaksimal mungkin mengusut kasus ini.

Mahfud juga mempersilakan Komnas HAM mengumumkan hasil investigasi mereka. Pemerintah pun akan mengikuti apapun temuan Komnas HAM nanti.

“Saya sudah ketemu dengan Komnas HAM. Sehingga kita katakan ayo Komnas HAM, Anda bekerja apa saja, silakan selidiki, kami tidak akan mempengaruhi, tidak akan intervensi. Nanti kita follow up. Kalau Anda perlu pengawalan dari polisi, kami bantu, begitu,” kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam ketika proses investigasi Komnas HAM menyatakan terdapat pelanggaran dalam kasus tewasnya 6 laskar FPI itu.

“Tewasnya enam laskar itu kita akan selesaikan. Kalau itu ada pelanggaran HAM dari polisi, kami akan selesaikan. Tapi, pemerintah memang tidak akan bentuk TGPF,” ujar Mahfud menegaskan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Gempa Bumi Guncang Kulon Progo dan Nias Barat
apahabar.com

Nasional

Isu Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin Hoaks!
apahabar.com

Nasional

Petrokimia Jamin Penyaluran Pupuk Aman Selama PSBB
apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Berduka: Terima Kasih Brigadir Pol Arie.!! Jasamu Dikenang
apahabar.com

Nasional

BJ Habibie Wafat, Bupati HST Serukan Pengibaran Bendera Setengah Tiang
apahabar.com

Nasional

Hanyut, Dua Korban Banjir Bandang Masamba Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Alasan Polisi Masih Tahan Lucinta Luna di Sel Khusus
apahabar.com

Nasional

Respon Lion Air soal Kemunculan Kalajengking di Kabin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com