Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Mendag Catat Ekspor 54 UKM Mencapai Rp 178 Miliar

- Apahabar.com Jumat, 4 Desember 2020 - 20:27 WIB

Mendag Catat Ekspor 54 UKM Mencapai Rp 178 Miliar

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam Pelepasan Ekspor ke Pasar Global Tahun 2020 yang dilakukan secara virtual, Jumat (4/12). Foto-Antara/Mentari Dwi Gayati

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mencatat ada 54 perusahaan dengan kategori usaha kecil dan menengah (UKM) yang melakukan ekspor.

54 UKM ini berhasil menembus pasar global dengan total nilai mencapai 12,29 juta dolar AS atau setara Rp 178,15 miliar.

Saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara Pelepasan Ekspor ke Pasar Global Tahun 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Mendag Agus menjelaskan ekspor diikuti oleh total 133 perusahaan terdiri dari 79 perusahaan non UKM dan 54 perusahaan kategori UKM dengan total 1,64 miliar dolar AS atau setara Rp 23,75 triliun.

“Ini menandai keberhasilan UKM menembus pasar global dengan 54 UKM yang berhasil melakukan ekspor dengan total mencapai 12,29 juta dolar AS atau setara Rp178,15 miliar,” kata Agus dalam Pelepasan Ekspor ke Pasar Global Tahun 2020 yang dilakukan secara virtual di Jakarta seperti dilansir Antara, Jumat (4/12).

Agus memaparkan dari 79 perusahaan non UKM, ada satu perusahaan yang berhasil melakukan ekspor perdananya dengan produk cerutu senilai 86.400 dolar AS atau setara Rp 1,25 miliar ke pasar Jepang.

Selain itu, ada 7 perusahaan non UKM yang melakukan diversifikasi ekspor baru dengan berbagai produk seperti udang tepung, filet ikan, busana wanita, hingga pasta gigi yang nilainya mencapai 24,42 juta dolar AS atau setara Rp 354,16 miliar.

Sementara itu untuk perusahaan UKM, ada tujuh perusahaan di antaranya yang melakukan ekspor perdana dengan produk seperti makanan olahan ke Saudi Arabia, tempat tidur sapi ke Jepang, hingga lidi nipah ke India. Total nilai ekspor dari tujuh perusahaan ini mencapai Rp3 miliar.

Untuk diversivikasi produk baru, Mendag menyebutkan ada 11 perusahaan UKM yang melakukan ekspor dengan nilai 1,16 juta dolar AS atau Rp 16,82 miliar.

Dalam mendukung peningkatan daya saing produk ekspor, Kementerian Perdagangan telah memfasilitasi kegiatan pembiayaan ekspor kepada 14 UKM dengan nilai Rp 167 miliar.

“Kementerian Perdagangan akan terus berupaya agar semakin banyak UKM dan pelaku usaha yang berhasil melakukan diversifikasi ekspor produk untuk meningkatkan daya saing produk ekspor,” kata Agus.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Hadirkan Mobile Banking Expo 2019 di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Rindu Yogya, Ibu Rumah Tangga Ini Tawarkan Gudeg Kangen
Motor

Ekbis

United Bike Rilis Motor Listrik T1800, Simak Spesifikasinya
Dolar Dibuka Menguat

Ekbis

Dolar Dibuka Menguat pada Perdagangan Sabtu Pagi, Meski…..
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, ASDP Setop Layanan Penumpang Feri
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Dunia Melonjak Pascaserangan AS ke Iran
apahabar.com

Ekbis

Polisi Jaga Penjualan Elpiji 3 Kg di Basirih Selatan

Ekbis

Simak Cara Memilih Saham di Masa Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com