Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Mendagri Minta Kepala Daerah Buat Aturan Terkait Kerumunan

- Apahabar.com Sabtu, 19 Desember 2020 - 08:33 WIB

Mendagri Minta Kepala Daerah Buat Aturan Terkait Kerumunan

Mendagri Tito Karnavian. Foto-Istimewa

apahanar.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah membuat aturan terkait kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Tito ingin masyarakat betul-betul mematuhi aturan pencegahan penularan Covid-19 dengan menghindari kerumunan itu sehingga melengkapi aturan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang sudah ada itu menjadi 4M.

“Yang ada di daerah, tolong, dengan kita lihat grafik kurva Covid-19 yang relatif naik terus, meningkat ini. Belum ada pelatuk turunnya. Maka saya kira ini perlu dibuatkan aturannya,” kata Tito saat menjadi pembicara dalam ajang penghargaan Innovative Government Awards (IGA) 2020 di Jakarta, Jumat (18/12) kemarin.

Ia menjelaskan aturan terkait itu meliputi kewajiban memakai masker, termasuk sosialisasi, pembagian, dan penegakan hukumnya, kemudian prinsip mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Tito mengatakan bahwa prinsip mencuci tangan itu pun sekarang masih banyak yang belum paham kenapa harus memakai “hand sanitizer”.

“Hand sanitizer harus ada di kantong setiap orang, pegang apa langsung semprot, karena enggak mungkin bawa-bawa baskom (air) sama sabun di mana-mana, ya,” kata Tito.

Menurut dia, kepala daerah harus melakukan intervensi kebijakan publik agar masyarakat di daerah mau mematuhi imbauan menghindari kerumunan itu.

“Itu perlu ada intervensi kebijakan publik. Di tempat-tempat ruang publik, diatur jaga jaraknya dan ada penegakannya. Yang terakhir yang paling penting menurut saya adalah bagaimana menghindari kerumunan apapun. Sekali terjadi kerumunan, segala upaya 3M jadi sia-sia,” kata Tito.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemerintah Bakal Gunakan Dolar untuk Biaya Haji 2019
apahabar.com

Nasional

Demo di Jayapura Ricuh, Kantor Telkom Dibakar Massa
apahabar.com

Nasional

Rumah Pribadi Ketua DPR Terbakar
sriwijaya air

Nasional

H4 Sriwijaya Jatuh, 2 Potongan Tubuh Mengapung Dekat KRI Rigel-933
apahabar.com

Nasional

Hipmi Dukung Kebijakan Jual Beli Nikel dengan Dasar Harga Patokan Mineral
apahabar.com

Nasional

Viral Video Spesialis Jagal Tewas di Atas Domba yang Hendak Disembelihnya
apahabar.com

Nasional

Jadi Klaster Covid-19, IDI: Protokol Kesehatan di Kantor Harus Dijaga

Nasional

Namanya Jadi Nama Jalan di Uni Emirat Arab, Jokowi: Ini Kehormatan Bagi Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com