Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Mensos Tersangka Bansos, Berikut Hitungan Anggaran Penanganan Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 09:17 WIB

Mensos Tersangka Bansos, Berikut Hitungan Anggaran Penanganan Covid-19

Kemensos mencatat lebih dari separuh anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terkait covid-19 ada di program-program bansos Kemensos. Foto-CNN Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Mensos Juliari Peter Batubara diduga menerima suap Rp 17 miliar dari bansos penanganan Covid-19.

Berdasarkan catatan Kementerian Sosial, lebih dari separuh anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terkait pandemi covid-19 untuk 2020 ada di Kemensos. Total anggaran PEN itu sebesar Rp204,95 triliun.

“Untuk realisasi anggaran PEN di Kemensos sebesar 87,44 persen atau mencapai Rp112 triliun. Sisanya tinggal menunggu penjadwalan realisasi saja,” ungkap Juliari di Istana Negara pada awal November lalu.

Selain realisasi anggaran PEN, program bansos lainnya yang diklaim sudah tuntas adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bansos Tunai untuk Peserta Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) nonPKH, dan Bansos Beras.

Anggaran bansos PKH dengan jangkauan 10 juta keluarga penerima manfaat Rp36,8 triliun. Sementara, anggaran bansos tunai untuk peserta program sembako nonPKH Rp4,5 triliun untuk menjangkau 9 juta keluarga penerima manfaat.

Lalu, bansos beras untuk 10 juta keluarga penerima manfaat dianggarkan Rp5,26 triliun dan telah tersalurkan seluruhnya sebanyak 450 ribu ton beras medium dari Perum Bulog.

Mengutip setkab.go.id, realisasi anggaran Kemensos termasuk anggaran PEN terus berada di posisi tertinggi di antara kementerian/lembaga lainnya. Dalam berbagai kesempatan, Juliari menekankan seluruh jajaran untuk menjaga dan meningkatkan realisasi anggaran.

Menurut dia, menjaga penyerapan anggaran tinggi sangat penting, khususnya karena sejumlah program bansos Kemensos masuk dalam program PEN.

“Jadi, kalau realisasi anggaran di Kemensos tidak optimal, tentu akan sangat mengganggu program PEN,” imbuh Juliari, kutip CNN Indonesia.

Tadinya, anggaran Kemensos 2020 dipatok sebesar Rp62,77 triliun. Namun, Kemensos mendapat tambahan kucuran dana menjadi total Rp134 triliun.

Tambahan dana itu digunakan untuk mendukung penugasan di bidang program perlindungan sosial sebagai bagian jaring pengaman sosial dampak Covid-19.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Atap Sekolah Ambruk
apahabar.com

Nasional

Ketika Dendam Berujung Mutilasi di Sungai Tabuk
apahabar.com

Nasional

Rusuh Jakarta Semalam, Anies: Ratusan Luka, 6 Meninggal Dunia
Covid-19

Nasional

Ombudsman Sebut Kebijakan Rapid Test Antigen Dipaksakan
apahabar.com

Nasional

Tragis, Mahasiswa Universitas Halu Oleo Tewas Tertembak Saat Demo Ricuh
apahabar.com

Nasional

Filipina Awasi Ratusan Kapal China Masuk di Perairan Sengketa
apahabar.com

Nasional

Timur Tengah Memanas, AS Sudah Mulai Kirim Pasukan ke Kuwait

Nasional

Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf: Sayangi Negeri Kita Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com