Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Minim Bukti dan Saksi, 5 Pelaku Tabrak Lari di Tapin Belum Terungkap

- Apahabar.com Kamis, 31 Desember 2020 - 09:18 WIB

Minim Bukti dan Saksi, 5 Pelaku Tabrak Lari di Tapin Belum Terungkap

Ilustrasi kecelakaan. Foto-Antara/Laily Rahmawaty

apahabar.com, RANTAU – Minim bukti dan saksi, 5 pelaku kasus tabrak lari di Kabupaten Tapin selama 2020 belum terungkap.

Hal itu menjadi atensi Satlantas Polres Tapin untuk mencari dan menangkap pelaku.

Kasat Lantas Polres Tapin, Iptu Guntur Setyo Pambudi, mengatakan bahwa hal seperti itu tidak bisa dibiarkan begitu saja, mengingat duka para keluarga korban.

“Ya, syukur kalaunya pelaku mau bertanggung jawab. Bila masih belum ada, akan tetap kami cari,” ujar Iptu Guntur di ruang kerjanya, Rabu (30/12).

Belum lama ini, tabrak lari terjadi di Simpang Jambu, Desa Sawang, Kecamatan Tapin Selatan. Korban adalah Muhammad Nasir bocah 8 Tahun, Ia mengalami luka serius di kepala.

Ada juga, korban meninggal dunia yaitu Harli (32). Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Ahmad Yani, Desa Bataratat, Lokpaikat, Kabupaten Tapin.

“Pernah kita tangkap 1 pelaku tabrak lari. Waktu itu lari sampai ke Kecamatan Salam Babaris [Tapin], kita tangkap di sana,” ujar Polisi itu.

Menyikapi kejadian itu, Iptu Guntur mempunyai catatan untuk pemerintah setempat, yakni pemasangan kamera pengawas atau CCTV yang berkualitas di setiap titik tertentu di lintas jalan Tapin.

“Hal itu untuk memudahkan pemantau atau juga untuk menyikapi kejadian tabrak lari itu,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Tapin, Iptu Guntur Setyo Pambudi. Foto-apahabar.com/M Fauzi Fadilah

Berdasarkan catatan Satlantas Polres Tapin, sepanjang tahun 2020 ada 44 kejadian laka lantas dan penyelesaian perkara 29 kasus. Korban meninggal dunia 20 orang, korban luka berat 4 dan ringan 44 orang.

Ada sedikit penurunan dibandingkan pada 2019, untuk jumlah laka lantas ada 55 kejadian, penyelesaian perkara ada 35. Korban meninggal dunia ada 24 orang, luka berat 1 dan ringan 53 orang.

Untuk kasus pelanggaran lalu lintas di 2020 menurun, dengan rincian tilang ada 2.306, teguran 3.732 kali dan vonis ada 2.271. Sedangkan pada 2019, untuk tilang ada 5.746, teguran 2.818 kali dan vonis ada 3.858.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Excavator Robohkan Bangunan Samping Jembatan Alalak
apahabar.com

Kalsel

Malam Tahun Baru, RSUD Ulin Berikan Pelayanan Siaga
apahabar.com

Kalsel

Kantongi SK, Unsur Pimpinan DPRD Banjarmasin Segera Dilantik
apahabar.com

Kalsel

Fenomena Cacar Monyet: Dinkes Kalsel Tingkatkan Pengawasan dan Pemeriksaan
Polda Kalsel

Kalsel

Polda Kalsel Gelar Deklarasi Pilkada Damai dan Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan
BirinMU

Kalsel

Update Penghitungan KPU di Pilkada Kalsel: Peroleh 51,7 Persen, H2D Masih Ungguli BirinMu
apahabar.com

Kalsel

Warga Murung A Laporkan Perangkat Desanya ke Inspektorat HST
apahabar.com

Kalsel

1 Pengidap Covid-19 Asal Tanah Bumbu Tutup Usia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com