Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Miris, Seorang Nakes Hamil 6 Bulan di Kobar Meninggal karena Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 16 Desember 2020 - 15:29 WIB

Miris, Seorang Nakes Hamil 6 Bulan di Kobar Meninggal karena Covid-19

Petugas Covid-19 di Kobar, Kalteng lengkap dengan APD bersiap menjemput pasien usai diperiksa di Laboratorium Biomolekuler RSUD Sulatan Imanuddin. Foto-apahabar.com/Ahc16

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Miris seorang tenaga kesehatan (Nakes) berinitial RW (37) di Kabupaten Kotawaringin Barat atau Kobar, Kalimantan Tengah (Kalteng), meninggal karena terpapar Covid-19.

RW merupakan nakes bagian farmasi Puskesmas Kumai. Ia diketahui sedang hamil 6 bulan dan meninggal dunia usai terkonfirmasi Covid-19.

Kepala Puskesmas Kumai dr Abimanyu membenarkan kabar itu saat dikonfirmasi apahabar.com, Rabu (16/12).

Almarhumah RW (37), warga Jalan Pancasila RT 15, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, meninggal pada Senin (14/12).

“Almarhumah meninggal sedang keadaan hamil 6 bulan, setelah dirawat selama satu hari di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun meninggal dunia,” kata dr Abimanyu.

Terpisah saat dihubungi, sang suami Harun Nurrufiq mengaku ia bersama keluarga sangat terpukul.

“Dan yang lebih terkejut lagi saya sendiri, karena sebelumnya saya yang terkonfirmasi Covid-19. Dua hari kemudian pada 2 Desember 2020 juga istri saya sama terkonfirmasi covid-19,” kata Harun.

Kemudian lanjut Harun, setelah dinyatakan terkonfirmasi dirinya dan istrinya diisolasi di rumah. Larena ruangan isolasi di RSU Sultan Imanuddin penuh.

Setelah beberapa hari dirawat dirumah, pada Minggu (13/12) kemarin, istri dibawa ke ICU RSUD Sultan Imanuddin lantaran penyakit bawaanya yakni asma ringan kambuh. Ia menyebutkan sang istri mulai kesulitan bernapas.

“Belum sampai 24 jam istri saya di ruang ICU dirawat pada Senin (14/12) sekitar pukul 19.00 WIB, istri saya dinyatakan meninggal. Selasa dini hari langsung dimakamkan dengan prokes Covid-19 di TPU Samari Baru,” ungkap Harun Nurrufiq.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kabar Gembira, Wali Kota Palangka Raya Sembuh dari Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Utamakan Protokol Kesehatan, Demokrat Kalteng Sebar 1.000 Kupon Kurban
apahabar.com

Kalteng

Kebakaran Rumah di Sikui Barut Kalteng, Karyawan PT MME Tewas Terbakar
apahabar.com

Kalteng

Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Muara Teweh Barut Bertambah Dua Orang
apahabar.com

Kalteng

Usai Mahasiswi, 3 PDP Gowa Positif Corona di Pulang Pisau
banjir kalsel

Kalsel

Bubuhan Banjar di Kalteng Bantu Kula di Banua Terdampak Banjir
apahabar.com

Kalteng

Update Penghitungan KPU di Pilkada Kalteng, Sugianto-Edy Ungguli Ben-Ujang
apahabar.com

Kalteng

RSUD Barito Utara Angkat Bicara Soal Kaburnya Pasien yang Diduga Mengidap AIDS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com