Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Natal 2020, 11.669 Napi Beragama Nasrani Terima Remisi Khusus

- Apahabar.com Sabtu, 26 Desember 2020 - 00:32 WIB

Natal 2020, 11.669 Napi Beragama Nasrani Terima Remisi Khusus

Ilustrasi penjara. Foto: AFP

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 11.699 narapidana pemeluk agama Nasrani mendapatkan Remisi Khusus (RK) Natal Tahun 2020 dari Ditjenpas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Dari 11.699 narapidana tersebut, sebanyak 195 orang di antaranya dipastikan langsung bebas.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, mengatakan sebanyak 11.474 orang mendapatkan pengurangan sebagian sementara sisanya sebanyak 195 napi langsung bebas.

Seluruh proses pemberian remisi dilakukan secara online melalui Sistem Database Pemasyarakatan.

“Perlu dipahami juga bahwa pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi yang diberikan negara bagi narapidana yang telah berusaha dan menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik,” kata Renhard dalam keterangan tertulis, dilansir Okezone.com, Jumat (25/12/2020).

Dari 11.474 narapidana penerima RK I, sebanyak 2.306 orang mendapatkan pengurangan masa pidana 15 hari, 7.254 orang pengurangan 1 bulan, 1.497 orang pengurangan 1 bulan 15 hari dan 417 orang pengurangan 2 bulan.

Saat ini narapidana beragama Nasrani baik Kristen maupun Katholik yang tersebar di seluruh Indonesia berjumlah 22.246 orang.

Lebih lanjut, Reynhard mengungkapkan narapidana penerima RK Natal terbanyak berasal dari wilayah Sumatera Utara sejumlah 2.152 narapidana, Nusa Tenggara Timur sebanyak 1.730 narapidana dan Sulawesi Utara sebanyak 929 narapidana.

“Remisi Natal merupakan hak narapidana yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai peraturan perundang-undangan. Namun remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, diharapkan juga dapat meningkatkan keimanan dan motivasi bagi narapidana untuk menjadi lebih baik,” tambah Reynhard.

Hingga 15 Desember 2020, jumlah warga binaan di Indonesia sebanyak 247.017 orang yang terdiri dari narapidana sebanyak 197.336 orang dan tahanan sebanyak 49.681 orang.

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Budi Mayat dalam Koper Bawa ‘Banyak Uang’, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
apahabar.com

Nasional

Luwu Timur Diguncang Gempa 3,5 SR
apahabar.com

Nasional

Hujan, Antusias Pendukung Jokowi Tak Pudar
Gungung Semeru

Nasional

Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer
apahabar.com

Nasional

Sekardangan Menjadi Kampung Terinovatif di Sidoarjo Berkat Sampah
apahabar.com

Nasional

Ratusan Artefak Dayak Pukau Pengunjung Pameran di Swiss
apahabar.com

Nasional

Mardani: Apkasi Dukung Program Rekrutmen PPPK
apahabar.com

Nasional

Cerita dari Jacksen Tiago, Begini Situasi Covid-19 di Brasil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com