Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Parah! Pesta Seks di AS, 41 Orang Positif Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 2 Desember 2020 - 15:26 WIB

Parah! Pesta Seks di AS, 41 Orang Positif Covid-19

Ilustrasi pesta seks. foto-net

apahabar.com, AMERIKA SERIKAT – Di tengah pandemi Covid-19 belum usai, sebuah pesta seks digelar di New Orleans, Amerika Serikat (AS).

Acara yang diiukuti oleh 300 orang dan digelar selama lima hari di awal November itu, mengakibatkan bencana.

Pasalnya, pesta seks berupa konvensi swinger atau bertukar pasangan itu, menimbulkan 41 orang dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Salah satu pendatang bahkan dilaporkan dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius setelah tertular virus.

“Jika saya bisa kembali ke masa lalu, saya tidak akan mengadakan acara ini lagi. Padahal sebagian besar dari 41 kasus positif sebagian besar merupakan kasus asimtomatik atau sangat ringan,” kata Bob Hannaford, pemilik Naughty Events dilansir detikcom mengutip Fox Live, Rabu (2/12/2020).

“Alasan saya tidak akan melakukannya adalah karena saya mengenal dua orang yang memiliki waktu lebih sulit dan mereka menderita. Salah satunya, seorang teman baik saya, dirawat di rumah sakit dalam kondisi serius,” lanjutnya.

Mengaku menyesal dan tidak menyangka, Hannaford mengatakan ia telah melakukan tindakan yang cukup baik seperti menyediakan gelang yang menunjukkan seseorang telah memiliki dokumen untuk membuktikan bahwa mereka punya antibodi.

Ada juga gelang yang memiliki tanggal hasil Covid-19 negatif sebagai salah satu persyaratan jika ingin ikut acara tersebut.

Para peserta juga diharuskan untuk menjaga jarak dalam antrean dan mengenakan masker di ruang publik.

Hannaford bahkan ingat pergi makan malam dengan teman-teman untuk merayakan klimaks ekstravaganza X-rated – yang ternyata terlalu dini.

“Saya tidak akan melakukannya lagi jika saya tahu, apa yang saya tahu sekarang. Itu membebani saya dan akan terus membebani saya sampai semua orang 100% lebih baik,” ujar Hannaford.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Satu Orang Meninggal Setiap 7 Menit di Iran Akibat Covid-19
apahabar.com

Internasional

Jelang Peluncuran Vaksin Covid-19, Unicef Amankan Ratusan Juta Jarum Suntik
apahabar.com

Internasional

Ikut Demo, Mantan Presiden Kirgizstan Jadi Sasaran Penembak Misterius
apahabar.com

Internasional

Inggris Vaksinasi Covid-19 Warganya Hari Ini
apahabar.com

Internasional

Oasis Al-Ahsa Arab Saudi Masuk Rekor Dunia
apahabar.com

Internasional

Pesawat Tempur AS Jatuh di Inggris, Pencarian Pilot Dimulai
apahabar.com

Internasional

Presiden Rouhani Sebut 25 Juta Warga Iran Terinfeksi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres Amerika Serikat 2020, Trump Ingin Perhitungan Suara Dihentikan, Tuding Ada Indikasi Kecurangan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com