BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Partai Golkar Kalsel Bantah Tudingan Inkonsistensi Klaim Kemenangan di Pilgub Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 16 Desember 2020 - 19:09 WIB

Partai Golkar Kalsel Bantah Tudingan Inkonsistensi Klaim Kemenangan di Pilgub Kalsel

Konfrensi pers Partai Golkar. Sumber: istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan membantah tudingan inkonsistensi yang dilayangkan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur petahana Sahbirin Noor – Muhidin (BirinMu) atas sejumlah klaim kemenangan di Pilgub Kalsel 2020.

Di mana sebelumnya calon gubernur Kalsel nomor urut 2, Denny Indrayana menyebut tim pemenangan BirinMu tak konsisten terkait sederet klaim kemenangan dengan persentase yang berbeda-beda.

“Dari beberapa pemberitaan-pemberitaan melalui media sosial yang berkembang atas klaim kemenangan, ini kan kita dari tim Bapilu bekerja berdasarkan hasil perolehan suara yang diterima sebagai saksi yakni formulir C1.Hasil-KWK,” ucap Koordinator Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Kalsel, Puar Junaidi kepada awak media melalui konferensi pers, Rabu (16/12) sore.

Menurutnya, setiap ada perubahan hasil itu selalu disampaikan kepada masyarakat Kalsel. Sehingga menurutnya, bukan mengklaim kemenangan dengan persentase yang berubah-ubah.

“Tapi itu berdasarkan data yang kita miliki. Namun dengan ditetapkannya hasil perhitungan suara di tingkat kecamatan, maka ini sudah dapat menunjukkan bahwa hasil itu adalah hasil penghitungan di dalam penetapan,” kata politisi senior Partai Golkar ini

Puar menegaskan, klaim-klaim yang dilakukan sudah sesuai data, fakta serta bukti sesuai formulir C1.Hasil-KWK yang dikantongi partai.

“Jika ada tuntutan atau gugatan dari pasangan calon yang tidak puas dengan keputusan itu, maka ini merupakan gugatan yang dilakukan kepada KPU, bukan kepada pasangan calon,” bebernya.

Kemudian materi gugatan, tambah dia, jelas diatur Undang-undang (UU), yakni selisih perhitungan suara.

Puar pun mempersilakan kepada masing-masing calon untuk mengambil langkah tersebut, karena sudah diberikan kesempatan dan hak yang sama diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017.

“Terkait isu-isu tidak adanya saksi ini adalah kesalahan yang dilakukan pasangan calon. Karena di dalam UU menyatakan pasangan calon diberikan hak yang sama. Artinya tidak ada diskriminasi untuk menempatkan saksi pada TPS, KPPS, sampai dengan kabupaten maupun provinsi,” tegasnya.

Kalau tidak saksi yang ditempatkan, Puar menilai pasangan calon tersebut tidak menggunakan hak yang telah diatur UU.

Sikap ini, ujar dia, bukan kesalahan oleh penyelenggara pemilu.

“Jadi isu-isu jangan dikembangkan untuk melakukan pembusukan dan pencitraan. Bisa saja pasangan calon merasa keberatan terhadap isu yang disampaikan tudingan dan kecurigaan. Sebagai ilmuwan harusnya memiliki fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemuda di Takisung Tewas Kesetrum, XL Axiata Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Terima Tim Supervisi Operasi Aman Nusa II dari Mabes Polri
apahabar.com

Kalsel

Bekraf Ajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ditemani Ulama-Habib, Pengasuh Ponpes Darussalam Martapura Silahturami ke Mardani H Maming
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin, BMI Minta Pemkot Penuhi Kebutuhan Rakyat Miskin
apahabar.com

Kalsel

Hingga Desember 2019, BPN Batola Kejar Target Sertifikat

Kalsel

Motif Pembacokan di Hotel Pelaihari, Suami Terbakar Cemburu!
Kuasa Hukum Pimred Banjarhits Desak Kumparan Bertanggung Jawab

Kalsel

Kuasa Hukum Pimred Banjarhits Desak Kumparan Bertanggung Jawab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com