BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Pelaihari Kembali Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diimbau Perketat Protokol Kesehatan

- Apahabar.com Rabu, 30 Desember 2020 - 18:52 WIB

Pelaihari Kembali Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diimbau Perketat Protokol Kesehatan

Total 1.472 kasus konfirmasi positif Covid-19 yang ditemukan di Tanah Laut. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Sempat berada di zona oranye, Kecamatan Pelaihari di Kabupaten Tanah Laut kembali menjadi daerah risiko tinggi atau zona merah dalam penyebaran Covid-19.

Penyebabnya adalah kehadiran klaster perkantoran di sejumlah instansi pemerintahan. Bahkan dalam sepekan terakhir, 7 warga meninggal dunia.

“Sekarang Pelaihari kembali menjadi zona merah, setelah penemuan sejumlah kasus dari hasil tracking, tracing dan testing,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Tala, Hj Nina Sandra, Rabu (30/12).

“Sementara jumlah total konfirmasi positif di Tala mencapai 1.472 orang dengan kasus aktif 127 pasien. Sedangkan kasus meninggal berjumlah 38 orang,” imbuhnya.

Peningkatan kasus konfirmasi di Tala diyakini disebabkan sikap masyarakat yang kurang waspada, serta kurang disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Bahkan situasi di perkantoran saja terbilang rawan. Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan,” sahut H Muhammad Noor, Ketua Relawan Tanggap Covid-19 Tala.

“Dalam situasi sekarang, semestinya pegawai dilarang keluar kota. Demikian pula pegawai yang tidak menetap di Tala,” tegasnya.

Lantas demi menekan penyebaran Covid-19, Pemkab Tala dianjurkan lebih serius memberdayakan relawan untuk membantu sosialisasi protokol kesehatan di setiap desa.

“Relawan harus diberdayakan, mengingat tidak mungkin hanya mengharapkan Dinas Kesehatan yang memiliki keterbatasan personel,” urai Muhammad.

“Namun mesti diperhatikan juga beberapa kebutuhan relawan. Terkadang relawan mesti merogoh kocek pribadi,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

TP PKK Tala Bagikan Sembako kepada Anggota PKL Uber Rejeki
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Perusahaan di Bati-Bati Gelar Rapid Test Massal, 2 Reaktif

Kab. Tanah Laut

Pelaihari Kebanjiran, Warga Terdampak Dievakuasi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Program Manunggal Tuntung Pandang Berperan Besar Membangun Desa
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Hijaukan Lingkungan RSUD Hadji Boejasin, Jajaran Pemkab Tala Tanam Pohon
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Abdi Rahman Tekankan Penyusunan Review Matriks TPB SDGS
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Tegaskan Percepatan Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Dukung Industri Kecil Menengah, Sukamta Launching “Karomah”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com