UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Pencoblosan di TPS saat Pandemi Covid-19, Catat Tata Caranya

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 14:32 WIB

Pencoblosan di TPS saat Pandemi Covid-19, Catat Tata Caranya

Pilkada Serentak 2020 tentu menerapkan protokol kesehatan. Foto-Ilustrasi/Sindonews

apahabar.com, JAKARTA – Besok, 9 Desember 2020 Pilkada Serentak berlangsung. Tentu pesta demokrasi tahun ini berbeda, lantaran di tengah pandemi Covid-19.

KPU juga telah menerbitkan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.

KPU juga akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama proses pemungutan dan penghitungan suara pada tanggal 9 Desember nanti. Dilansir dai Okezone, berikut ini tata cara pencoblosan di tengah pandemi.

Pertama, saat pemilih datang diwajibkan mencuci tangan dan menjaga jarak minimal satu meter saat antre memasuki TPS.

Kedua, pemilih mendaftarkan diri ke petugas KPPS dengan menggunakan alat tulis
masing-masing pemilih.

Ketiga, mengenakan sarung tangan plastik yang diberikan oleh petugas KPPS, kemudian duduk di bangku antrean, atau langsung ke bilik suara apabila sudah diberi kesempatan mencoblos oleh Ketua KPPS.

Keempat, setelah mencoblos langsung melepas salah satu sarung tangan plastik untuk diberikan tinta di jari tanda telah memilih.

Kelima, melepas sarung tangan plastik lalu membuangnya ke tempat yang sudah disediakan.

Keenam, pemilih kembali mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan di luar TPS. Pemilih yang sudah menunaikan hak pilihnya diminta untuk kembali ke rumah masing-masing agar tidak ada kerumunan di sekitar TPS.

Selain itu, KPU juga menyiapkan skenario-skenario darurat seperti pakaian hazmat ang diperuntukkan bagi petugas KPPS. Hal ini untuk mencegah penularan virus, apabila ada pemilih yang mendadak pingsan atau terjatuh di TPS karena diduga terinfeksi Covid-19.

KPU juga menyiapkan satu bilik khusus, diperuntukkan bagi pemilih yang memiliki suhu diatas 37,3 derajat Celsius. Protokol kesehatan ketat dan beberapa inovasi di TPS yang dijalankan oleh KPU semata-mata bertujuan untuk menjaga kesehatan pemilih.

Editor: Syarif

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Satgas Pemilu Pertamina Siap Amankan Stok Bahan Bakar
Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer

Nasional

Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer
FPI

Nasional

Maklumat soal FPI Jadi Kontroversi, Begini Respons Polri
apahabar.com

Nasional

Belasan Anak Panti Asuhan di Kabupaten Banjar Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Mengeluh Sesak Napas, Satu Lagi Jemaah Haji Kalsel Wafat di Mekah
apahabar.com

Nasional

Pesan Ketum MHM: BPD dan BPC Hipmi Bali Jaga Soliditas
apahabar.com

Nasional

PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Menerima Hasil Resmi Pemilu 2019
apahabar.com

Nasional

Bertindak Anarkis saat Ramadan Hukumnya Haram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com