BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi

Penebangan Ratusan Pohon Diprotes Dishut Kalsel, PLN Kalselteng Klarifikasi

- Apahabar.com Rabu, 30 Desember 2020 - 10:13 WIB

Penebangan Ratusan Pohon Diprotes Dishut Kalsel, PLN Kalselteng Klarifikasi

Penebangan ratusan pohon oleh PLN di Tanah Laut menuai protes keras dari Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Penebangan ratusan pohon oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Kabupaten Tanah Laut menuai protes keras dari Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan.

Pasalnya, pemotongan tanaman yang difungsikan sebagai penghijauan di kanan kiri jalan (Kakija) ini dinilai tidak sesuai dengan SOP.

“Yang didata KPH Tala ada 400 pohon, 100 batang hanya meninggalkan tonggak setengah meter. Kami menganggap itu bukan pemeliharaan, itu penebangan,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra ditemui apahabar.com di Kantor Dishut Kalsel, belum lama tadi

Penebangan ini awalnya bertujuan agar bagian pohon tidak menjalar dan mengganggu jaringan atau kabel listrik. Namun, dia menyayangkan pemotongan hingga bagian tengah, bahkan ada yang menyisakan setengah meter dari tanah. Hal itu dianggap mengancam pertumbuhan pohon tersebut dan berdampak pada kematian.

“Tanaman itu kan dibangun oleh pemerintah dengan biaya APBD, artinya kita seharusnya menjaga tanaman itu,” ujar Aya – sapaan akrabnya-.

Sebagai informasi, pemangkasan pohon yang dinilai bermasalah terdapat di Desa Jilatan hingga Kintap Pelaihari. Sementara, total penanaman Kakija di wilayah Tanah Laut tercatat sekitar 16 ribu tanaman.

Aya mengaku, Dishut Kalsel sudah bersurat kepada pihak PLN untuk meminta ganti rugi atas insiden tersebut. Namun pihaknya belum menerima tanggapan dari yang bersangkutan.

“Belum ada (tanggapan). Kami sudah koordinasi dan minta ganti tanaman itu,” pungkasnya

Dikonfirmasi hal ini, PT PLN Kalselteng mengakui perintisan pohon dilakukan untuk pemeliharaan untuk menghindari konsleting arus listrk akibat pertumbuhan dahan pohon. Hal ini disebabkan cuaca ekstrem pada musim penghujan di Kalsel, khususnya wilayah Tanah Laut.

“Untuk mengurangi kerugian masyarakat, serta menjaga pasokan elektrikal. Maka kami melakukan preventive maintenance, pohon-pohon yang mendekati jaringan PLN dilakukan penebangan,” terang Asisten Manager Komunikasi PLN Kalselteng, Gian Wijaya, dikonfirmasi melalui panggilan suara.

Dalam beberapa temuan kasus di lapangan, banyak pohon yang hampir tumbang dan posisi miring mengarah ke jaringan PLN. Antisipasi dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke rumah pelanggan dan masyarakat.

Disinggung mengenai protes Dishut, Gian mengakui PLN Pelaihari telah menerima surat yang dimaksud sekitar 25 atau 26 Desember lalu.

“Suratnya sudah dibalas oleh PLN Pelaihari. Kemudian karena terpotong hari libur, Senin kemarin suratnya sudah diberikan,” sebutnya

Dia meluruskan, tim internal PLN Pelaihari telah melakukan administrasi lapangan untuk menghitung kisaran jumlah pohon yang membahayakan sisi jaringan PLN. Sejauh ini, pihaknya terus menganalisis pohon-pohon mana saja yang ditebang tidak sesuai atau terlalu rendah.

“Perlu kita luruskan yang satu meter itu statusnya seperti apa. Apakah akarnya sudah mau tercabut atau memang sudah mendekati jaringan listrik tadi,” imbuhnya

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

11 Desa Terdampak Banjir di Balangan Terima Bantuan Sembako
apahabar.com

Kalsel

Pagi Cerah Berawan, Begini Cuaca Kalsel Siang Nanti
apahabar.com

Kalsel

Nihil Hujan, BMKG: Waspadai Karhutla di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

BMKG Ramal Hujan Ringan di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Heboh, Warga Kapar HST Temukan Sesosok Mayat di Semak-semak
apahabar.com

Kalsel

H+2 Ops Intan, Polisi Mulai Sasar Pelajar SMA
apahabar.com

Kalsel

3 Hari Tak Ada Kabar, Staf Lion Air di Bandara Syamsudin Noor Ditemukan Membusuk
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Makin Panas, BPBD Tambah Satu Heli Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com