BREAKING! Ambulans Mendiang Istri Abah Guru Sekumpul Tiba di Ar-Raudhah Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! BREAKING! Kabar Duka, Istri Pertama Abah Guru Sekumpul Meninggal Dunia Istri Abah Guru Sekumpul Wafat, Begini Suasana Depan Kompleks Ar-Raudhah Sekumpul BREAKING! PPKM Level IV Banjarbaru Diperpanjang sampai 9 Agustus

Peneliti Prancis Sebut Makan di Restoran Lebih Berisiko Terpapar Covid-19

- Apahabar.com     Sabtu, 19 Desember 2020 - 11:11 WITA

Peneliti Prancis Sebut Makan di Restoran Lebih Berisiko Terpapar Covid-19

Ilustrasi sumber: net

apahabar.com, JAKARTA – Makan di restoran disebut lebih beresiko terpapar Covid-19. Hal itu diungkapkan para peneliti Institut Pasteur Prancis.

Dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (19/12) para peneliti dari Institut Pasteur Prancis berusaha mencari tahu faktor-faktor mana -seperti profesi, moda transportasi, tempat yang dikunjungi- yang membedakan peserta yang tertular virus dari orang yang tidak.

“Kami melihat peningkatan risiko yang terkait dengan mengunjungi bar dan restoran,” kata penulis utama, Arnaud Fontanet, seorang ahli epidemiologi dan anggota dewan ilmiah yang membimbing pemerintah dikutip dari AFP.

Studi tersebut, yang disebut ComCor, belum ditinjau oleh rekan sejawat tetapi telah menginformasikan tanggapan virus Prancis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober dan November, selama periode awal jam malam dan bahkan pembatasan yang lebih ketat yang membuat sebagian besar perusahaan ditutup sebagian atau seluruhnya.

Fontanet mengatakan kepada AFP bahwa karena bar dan restoran tidak berfungsi seperti biasa, sulit untuk mengukur peran pasti mereka dalam transmisi, dan mengakui bahwa menutup bisnis ini adalah langkah yang “sensitif”.

Peneliti ComCor mewawancarai 3.400 orang yang terinfeksi Covid-19 dan 1.700 lainnya yang tidak terinfeksi virus.

Mereka menemukan bahwa mengunjungi restoran, bar, atau gym dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi, sedangkan menggunakan transportasi umum dan mengunjungi toko tidak.

‘Friendly Dinner’

Otoritas kesehatan di seluruh dunia telah menyarankan orang untuk menghindari ruang dalam ruangan yang padat karena para ilmuwan semakin setuju bahwa virus corona baru dapat menyebar di awan halus dari partikel yang dikenal sebagai aerosol yang dapat terkumpul di ruangan yang berventilasi buruk.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Gaya Hidup Milenial Rentan Hipertensi, Simak Penyebab dan Cara Mencegahnya
apahabar.com

Gaya

Sarung Tangan Bisa Picu Penularan Virus Covid-19, Simak Alasannya
apahabar.com

Gaya

Bakso Boedjangan Hadir di Banjarmasin dengan Menu Variatif
apahabar.com

Gaya

WhatsApp Tambah Jumlah Peserta Panggilan Video Grup, Bisa Delapan!
apahabar.com

Gaya

Minuman Higienis dan Praktis Dibutuhkan Saat Banjir
Komunikasi

Gaya

Permudah Komunikasi, Telegram Tambah Fitur Obrolan Suara Grup
apahabar.com

Gaya

Miss Suriname Ngomong Bahasa Jawa, Ini Komentar Netizen Indonesia

Gaya

Musim Hujan, Waspada Jamur Kulit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com