Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Penyebar Video Azan Seruan ‘Hayya Alal Jihad’ Ditangkap

- Apahabar.com Kamis, 3 Desember 2020 - 17:54 WIB

Penyebar Video Azan Seruan ‘Hayya Alal Jihad’ Ditangkap

Polda Metro tangkap penyebar video azan jihad yang viral di medsos. Foto-Detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Kerja cepat Polda Metro Jaya berbuah manis. Hingga akhirnya penyebar video azan seruan lafaz ‘hayya alal jihad’ ditangkap.

“Tersangka H ini yang memang menyebarkan video yang marak di media sosial adanya ungkapan azan yang diubah (dari) ‘hayya alal solah’ jadi ‘hayya alal jihad’ yang marak di media sosial,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/12).

Yusri mengatakan tersangka H ditangkap di rumahnya di Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (2/12). Dari tersangka H, polisi menyita barang bukti handphone dan akun Instagram milik H.

Yusri mengatakan tersangka ditangkap atas dugaan SARA. Tersangka ditangkap atas laporan seorang warga yang merasa resah atas beredarnya video tersebut.

“Tersanga adalah pemilik akun Instagram @hashophasan, dia yang menyebarkan video azan yang diubah jadi ‘hayya alal jihad’ secara masif di media sosial,” tuturnya, kutip Detikcom.

Seperti diketahui, sebuah video berupa azan dengan menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’ beredar viral di media sosial. Penyebaran video itu membuat polisi turun tangan.

Dalam narasi di video tersebut, tertulis seruan itu merupakan respons beberapa warga atas pemanggilan Habib Rizieq Shihab oleh polisi terkait kasus kerumunan di Petamburan. Terkait hal itu, polisi pun segera turun tangan untuk mengecek ke lokasi perihal informasi tersebut.

Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar angkat bicara soal video tersebut. Aziz Yanuar mengatakan seruan untuk jihad itu tidak hanya di Petamburan, Jakarta Pusat, tapi juga di beberapa tempat lain.

“Iya benar. Macam-macam itu di mana-mana, ada di Petamburan, ada di Bogor,” kata Aziz saat dihubungi wartawan, Senin (30/11/2020).

Menurut Aziz, hal itu wajar-wajar saja. Aziz menilai seruan itu sebagai bentuk respons para pengikut Habib Rizieq Shihab yang dinilai sebagai sebuah kezaliman.

“Saya rasa itu wajar, karena masyarakat melihat ketidakadilan melihat kezaliman luar biasa kepada ulama dan habaib karena tidak sepaham dengan pemerintah,” kata Aziz Yanuar.

Aziz Yanuar kemudian menyinggung kesetaraan di mata hukum (equality before the law). Menurutnya, aparat berlaku tidak adil dengan memeriksa Habib Rizieq soal kerumunan di Petamburan, sementara kerumunan di lokasi lain tak diproses.

“Kan seharusnya tidak seperti itu, masyarakat kan diajarin pemerintah demokrasi Pancasila seperti apa menghargai pendapat, keadilan dan kesetaraan di depan hukum. Tapi pemerintah dan aparat keamanan diduga memperlihatkan hal sebaliknya,” tuturnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diduga Terlibat Terorisme, Densus Tangkap Polwan di Polda Malut
apahabar.com

Nasional

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Densus Ringkus Dokter di Bekasi
apahabar.com

Nasional

Imlek 2019, Angin Segar untuk Pria Jomlo
apahabar.com

Nasional

Save Meratus, Dosen UGM Ingatkan Peran Masyarakat
apahabar.com

Nasional

Vatikan Umumkan Hasil Tes Medis Paus Fransiskus
apahabar.com

Nasional

Pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT Dinilai Bawa Dampak Positif
apahabar.com

Nasional

Kasus Kecelakaan Maut Speedboat di Sungai Sebangau Dilimpahkan ke Denpom
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ajak Masyarakat Kalsel Lawan Virus Hoaks
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com