Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Perlu Diketahui, Tiga Efek Samping Vaksin Covid-19

- Apahabar.com Senin, 28 Desember 2020 - 09:35 WIB

Perlu Diketahui, Tiga Efek Samping Vaksin Covid-19

Vaksin Covid-19 sudah mulai digunakan di berbagai negara termasuk Inggris, Bahrain, Amerika Serikat, Kanada, dan Arab Saudi. Foto: Hartford Courant

apahabar.com, JAKARTA – Selayaknya obat-obatan kebanyakan, vaksin Covid-19 juga memiliki efek samping. Apa saja efek yang sudah ditemukan?

Vaksin Covid-19 memang sudah ditunggu masyarakat seluruh dunia agar terhindar dari infeksi virus corona yang menghantui selama setahun terakhir.

Dari sekian vaksin yang sedang diteliti ilmuwan, Pfizer-BioNtech dan Moderna menunjukkan efektivitas terhadap corona lebih dari 90 persen.

Pun vaksin Pfizer-BioNtech dan vaksin Moderna telah mengantongi izin edar darurat dari Food and Drug Administration (FDA), serta sedang digunakan di berbagai negara termasuk Inggris, Bahrain, Amerika Serikat, Kanada, dan Arab Saudi.

Dua vaksin tersebut menggunakan potongan kode genetik untuk memunculkan respon imun yang disebut vaksin mRNA.

Jenis vaksin ini tidak mengubah sel manusia, tetapi hanya memberikan instruksi kepada tubuh untuk membangun kekebalan terhadap corona.

Meski memiliki efisiensi lebih dari 90 persen, kedua vaksi itu juga memiliki beberapa efek samping kalau disuntikkan ke tubuh.

Dikutip dari Healthshots dan dilansir Detik, setidaknya terdapat tiga efek samping yang sudah teramati.

1. Nyeri di area suntikan

Tercatat sudah 37.586 peserta yang mendaftar dalam uji klinis tahap ketiga. 18.801 orang di antaranya telah menerima vaksin, sementara 18.785 mendapatkan plasebo.

Setelah baksin diberikan dalam dua dosis selang tiga minggu, efek samping yang paling sering dilaporkan adalah reaksi di tempat penyuntikan. Beberapa orang melaporkan kemerahan, demam, hingga pembengkakan ringan di area bekas suntikan.

Dalam beberapa kasus, orang yang sudah divaksin merasa agak sulit menggerakkan lengan karena sakit.

2. Kelelahan, sakit kepala dan nyeri otot

Efek samping setelah vaksin juga meliputi kelelahan, sakit kepala dan nyeri otot. Kelelahan terlihat dari 63 persen peserta, sakit kepala 55 persen dan nyeri otot 38 persen.

Umumnya gejala tersebut ringan dan membaik dalam satu atau dua hari. Beberapa orang juga merasa menggigil, nyeri sendi, dan demam setelah penyuntikan vaksin dosis kedua.

3. Gangguan neurologis

Tingkat efek samping serius yang dilaporkan kurang dari 0,5 persen adalah gangguan neurologis. Terjadi 4 kasus kelumpuhan wajah di Amerika Serikat.

Namun praktisi medis menjelaskan tidak perlu khawatir, karena jumlah pasien yang mengalami kondisi itu konsisten dengan pelaporan kasus sebelumnya.

Di sisi lain, belum dilakukan penelitian lebih lanjut yang menunjukkan bahwa kondisi itu disebabkan pemberian vaksin.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

JELANG Timnas U19 Indonesia vs Arab Saudi Live Streaming NET TV & Mola TV, Semangat PSSI dan Doa Pecinta Timnas U19
apahabar.com, Gisella Anastasia

Seleb

4 Poin Klarifikasi Adhietya Mukti Dituduh Pemeran Video Syur Mirip Gisel, Tunjukkan Tahi Lalat dan Bantah Pansos!
Mohamed Salah Liverpool

Sport

Hasil dan Klasemen Liga Inggris Setelah Man City vs Liverpool Imbang, Leicester Geser Tottenham di Puncak

Tak Berkategori

Tim Buser Bekuk Terduga Spesialis Sepeda Gunung di Banjarbaru

Tak Berkategori

Tekan Kriminalitas, Emak-Emak Jangan Pakai Perhiasan Berlebihan
apahabar.com

Tak Berkategori

Syekh Samir Al Nafar Beri Motivasi Anak-Anak Penghafal Alquran
apahabar.com

Tak Berkategori

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta Terima Kunjungan Kepala BI Kalsel Amanlison Sembiring
apahabar.com

Tak Berkategori

Sekelumit Faktor Melonjaknya Kasus Covid-19 di Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com