Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu

Pilu, Masih Ada Jembatan Kayu Gelondongan Jadi Akses Utama Antar Kecamatan di Kotabaru

- Apahabar.com Rabu, 23 Desember 2020 - 17:34 WIB

Pilu, Masih Ada Jembatan Kayu Gelondongan Jadi Akses Utama Antar Kecamatan di Kotabaru

Kondisi jembatan kayu gelondongan dikeluhkan warga, dan dinilai membahayakan pengendara. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Pemerintah Daerah Kotabaru memang boleh dibilang getol melakukan pembenahan jalan, dan jembatan hingga ke wilayah pedesaan dan kecamatan.

Meski begitu, nampaknya belum bisa dibilang berjalan merata. Sebab, masih ada beberapa titik jembatan dan jalan yang kondisinya masih memprihatinkan.

Informasi dihimpun apahabar.com, beberapa titik jembatan dan jalan yang dinilai membahayakan pengendara di kawasan Kecamatan Pulau Laut Timur yang menghubungkan dengan Pulau Laut Selatan.

Di sana, masih terdapat beberapa titik jembatan yang terbuat dari kayu gelondongan, dan telah lapuk dimakan usia. Sementara, jalannya pun juga disebut warga memprihatinkan, terlebih di musim penghujan.

Kondisi itu dibenarkan warga Desa Labuan Mas, Mustaruddin. Dia menyebut jalan tersebut merupakan Jalan lingkar Pulau Laut.

“Tepatnya jalan di Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan. Mulanya jalan di sana selebar enam meter. Kini, tinggal satu meter, dan tertutup semak,” ujarnya.

Mustaruddin bilang, jalan di bangun sekitar tahun 2010 silam menghabiskan anggaran miliaran oleh pemerintah daerah.

Sayangnya, hingga sekarang, belum pernah ada lagi perbaikan jalan maupun jembatan dari pemerintah.

Menyikapi itu, beberapa tahun lalu warga bergotong-royong membikin jembatan seadanya sebanyak tujuh titik.

Lantaran sifatnya hanya darurat, jembatan berbahan kayu gelondongan kini sudah lapuk, dan sangat membahayakan pengendara.

Dia berharap, jembatan kayu, dan jalan yang memprihatinkan segera mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga memudahkan warga melintas.

“Semoga saja, pemerintah, khususnya Dinas PUPR, bisa memberikan perhatian khusus terhadap akses jalan dan jembatan di Lingkar Pulau Laut itu. Sebab, itu merupakan akses utama warga Labuan Mas menuju pusat Kotabaru,” harapnya mengakhiri.

Dikontak apahabar.com, Plt Kepala Dinas PUPR Kotabaru, Maulidiansyah, berjanji akan meninjau jalan dan jembatan tersebut untuk ditindaklanjuti.

“Ya, nanti kami akan survei ke lokasi untuk perbaikannya,” singkat Maulid, Selasa (22/12).

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Clear, Polemik Amdal PT AGM Pemprov Sebut Kesalahan Pemrakarsa
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Trisakti Banjarmasin, Bantuan Mulai Disalurkan
apahabar.com

Kalsel

H-1 Lebaran, Warga ‘Terserah’ Jejali Duta Mall dan Pasar Tradisional
apahabar.com

Kalsel

Keracunan Massal di Aluh-Aluh, Dinkes Amankan Sampel Makanan
apahabar.com

Kalsel

Aksi Polisi Cilik Bermain dan Patroli Keamanan Sekolah Pukau Dewan Juri
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Trisakti
apahabar.com

Kalsel

25 September, Salat Istisqa Di Lapangan 5 Desember Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi TNI-Polri di Pengaron, 7 Warga Terjaring Tak Kenakan Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com