Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Polda Kalsel Ringkus Komplotan Penipu SIM Online, Omzetnya Rp 90 juta Per Bulan

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 21:19 WIB

Polda Kalsel Ringkus Komplotan Penipu SIM Online, Omzetnya Rp 90 juta Per Bulan

Ilustrasi SIM. Foto-Tribunnews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim Resmob Polda Kalimantan Selatan meringkus komplotan penipu dengan modus jasa pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online.

Komplotan penipu ini memiliki omzet Rp90 juta per bulan dari aksi kejahatannya.

“Ada tiga pelaku yang kami tangkap berinisial MHM, TP dan ET yang diringkus Kamis (3/12) di tempat persembunyiannya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur,” terang Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel AKBP Andy Rahmansyah di Banjarmasin, dikutip dari Antara Minggu, (6/12).

Komplotan ini membuat akun media sosial Facebook bernama Algi Syaputra. Mereka menawarkan jasa pembuatan SIM di mana pemohonnya tanpa harus hadir ke Polres.

Salah satu korbannya di Banjarmasin mengaku mentransfer uang Rp400 ribu untuk pembuatan SIM C baru. Namun belakangan dia tertipu dan kontak nomor ponsel pelaku tidak bisa dihubungi lagi.

Korban pun melaporkannya ke Polresta Banjarmasin. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Unit Resmob Polda Kalsel dipimpin Kanit Resmob AKP Agus Rusdi memimpin penangkapan membackup Jatanras Polresta Banjarmasin.

Hasil penelusuran petugas, ternyata pelaku berdomisili di Samarinda, Kalimantan Timur. Kemudian Resmob Polda Kalsel berkoordinasi dengan Resmob Polda Kaltim dan Buser Polresta Samarinda meringkus tersangka.

MHM selaku otak dari komplotan ini mengaku sudah 10 bulan terakhir melakukan aksi penipuan dengan modus serupa dengan sasaran warga Kalimantan Selatan serta daerah lainnya di Indonesia.

Tersangka pun meraup penghasilan haramnya hingga Rp90 juta perbulan dari aksi tipu-tipu pembuatan SIM tersebut. Sedangkan tersangka TP dan ET berperan membantu dalam penarikan uang di rekening setiap ada transaksi dari transferan korban.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Eggi Sudjana Ditangkap oleh Penyidik Polda Metro Saat Diperiksa
apahabar.com

Hukum

Bebas Murni, Nazaruddin Mengaku Akan Bangun Pesantren dan Masjid
apahabar.com

Hukum

Pengedar dan Kurir Narkoba di Satui Diringkus Satresnarkoba Polres Tanbu
apahabar.com

Hukum

Kontraktor Terpidana Korupsi Kembalikan Kerugian Negara Rp187 Juta
apahabar.com

Hukum

Terjerat Sabu, 2 Bersaudara di Barabai Diciduk Tim Opsnal John Lee CS
Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru

Hukum

Istri Babak Belur, Suami Mabuk Dikerangkeng di Kotabaru
apahabar.com

Hukum

Perlu Kajian Bersama Soal Maraknya Kejahatan Anak Di Bawah Umur di Banjarmasin

Hukum

Mengintip Senapan Serbu Milik Separatis Papua Merdeka, Bagaimana Kemampuannya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com