Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Polisi Ungkap Ada Jelaga Bekas Tembakan Senpi di Tangan Pengawal Habib Rizieq

- Apahabar.com Kamis, 10 Desember 2020 - 19:26 WIB

Polisi Ungkap Ada Jelaga Bekas Tembakan Senpi di Tangan Pengawal Habib Rizieq

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo berikan keterangan terkait hasil penyidikan baku tembak dengan pengawal Habib Rizieq Shihab kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (10/12). Foto-Antara/Fianda Sjofjan Rassat

apahabar.com, JAKARTA – Penyidik kepolisian mengungkap ada jelaga mesiu senjata api di tangan pengawal Muhammad Rizieq Shihab (MRS) atau Habib Rizieq yang tewas dalam baku tembak dengan polisi, Senin (7/12) dini hari.

“Terkait dengan hasil penyidikan sementara, kami peroleh fakta ditemukan senjata api dan senjata tajam di TKP, ditemukan penggunaan senjata api dengan didapat jelaga di tangan pelaku,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, di Polda Metro Jaya, seperti dilansir Antara, Kamis (10/12).

Lebih lanjut Listyo Sigit juga memastikan penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan.

Penyidikan juga akan dilakukan dengan metode scientific crime investigation dengan melibatkan pengawas internal dari Mabes Polri.

Listyo Sigit juga mengatakan penyidik dalam kasus tersebut terbuka terhadap masukan dari pihak eksternal dalam rangka melengkapi penyidikan kasus tersebut.

“Kami juga membuka ruang dan memberikan kesempatan dalam hal ini dari rekan rekan eskternal untuk memberikan masukan dalam rangka melengkapi penyidikan yang kami lakukan,” tambah Listyo Sigit.

Polda Metro Jaya menembak mati 6 pengawal Rizieq Shihab lantaran melakukan penyerangan dengan senjata api terhadap petugas yang tengah melakukan penyelidikan terhadap isu pengerahan massa.

“Terhadap kelompok MRS yang melakukan penyerangan kepada anggota dilakukan tindakan tegas dan meninggal dunia sebanyak enam orang,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di Polda Metro Jaya, Senin.

Fadil menjelaskan kejadian itu terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta- Cikampek KM50.

Kejadian berawal saat petugas menyelidiki informasi soal pengerahan massa saat dilakukan pemeriksaan terhadap MRS di Mapolda Metro Jaya.

“Ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut Habib Rizieq, kendaraan petugas dipepet kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” katanya.

Fadil mengatakan ada 10 orang yang melakukan penyerangan, namun setelah 6 rekannya ambruk, 4 orang melarikan diri.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dari pihak kepolisian, hanya ada kerugian materi dari sebuah kendaraan rusak karena dipepet serta terkena tembakan dari kelompok yang melakukan penyerangan.

Polisi kemudian menyita dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan sejumlah peluru berkaliber 9mm serta beberapa senjata tajam dari tangan pelaku.

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan melakukan pengejaran terhadap empat pelaku yang melarikan diri.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

May Day 2019, Sekelumit Catatan untuk Perlindungan Buruh Perkebunan Sawit
apahabar.com

Nasional

Dampak Covid-19, Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Pengangguran
apahabar.com

Nasional

1.377 Pemuda dan Pelajar Diamankan Polisi Terkait Unjuk Rasa UU Cipta Kerja di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Tentukan ‘Idul Fitri’, Kemenag Kembali Gelar Sidang Isbat
apahabar.com

Nasional

Sidang Perdana, Oknum Pengasuh Cabul Ponpes Limpasu Didampingi 2 Istri
apahabar.com

Nasional

Amnesti Untuk Ibu Nuril: Jangan Penjarakan Korban
Vaksin Covid-19

Nasional

Vaksin Covid-19 Sinovac Baru Mendarat di Indonesia
apahabar.com

Nasional

KPAI Minta Tokoh Agama Jadi Pelopor Perlindungan Anak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com