Wow, Kalteng Targetkan Groundbreaking Kereta Api Tahun Ini Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif

Polresta Banjarmasin Musnahkan Barbuk Narkoba Senilai Rp 50 Miliar

- Apahabar.com Selasa, 1 Desember 2020 - 13:03 WIB

Polresta Banjarmasin Musnahkan Barbuk Narkoba Senilai Rp 50 Miliar

Polresta Banjarmasin musnahkan barbuk narkoba senilai Rp 50 miliar. Foto-apahabar.com/Moh Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin memusnahkan barang bukti (barbuk) narkoba senilai Rp 50 miliar, Selasa (1/12) siang.

Barang bukti berupa sabu seberat 36,49 kilogram dan ekstasi 7,19 kilogram hasil dari pengungkapan kasus peredaran narkotika dengan 21 tersangka.

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan dengan menggunakan incinerator milik RSUD Ansari Saleh. Langsung dipimpin Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

Para tersangka juga turut dihadiri dalam pemusnahan ini. Mereka masing-masing dilibatkan langsung membakar barang bukti ke tungku api Incinerator yang sebelumnya diamankan dari tangan mereka.

Rachmat Hendrawan mengatakan, penguapan kasus peredaran ini merupakan yang terbesar dilakukan Polresta Banjarmasin dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

“Ini suatu prestasi 5 tahun kebelakang. Atau tangkapan paling besar terakhir ini. Barang bukti ini hasil dari rekapitulasi dari 21 tersangka Ini kalau dihitung bisa untuk menyelamatkan 554.5593 jiwa,” ujarnya usai pemusnahan.

Rachmat mengaku, melihat banyaknya kasus yang ditangani Polresta Banjarmasin dapat disimpulkan bahwa tren peredaran narkotika di Banjarmasin masih cukup tinggi.

“Cukup tinggi peredaran di Banjarmasin. Ini tetap akan kita kembangkan guna meminimalisir kegiatan bandar ataupun asupan kepada pemakai,” katanya.

Rachmat pun menyayangkan dengan masih tingginya peredaran narkoba di wilayah hukum Banjarmasin ini. Sebab dari hasil penyelidikan peredaran ini bisa sampai ke daerah Hulu Sungai hingga wilayah Kalimantan Tengah.

Kemudian barang haram tersebut diperoleh dari bandar besar yang diduga berada di daerah Medan, Surabaya, hingga ke perbatasan Malaysia.

“Disayangkan sekali sempat beredar sampai ke hulu sungai perbatasan Tanjung. Termasuk wilayah Kalteng. Bandar besar ada di Medan, Surabaya ngambil barang sampai perbatasan Malaysia,” imbuhnya.

Lantas berapa nominal jika barang bukti itu diuangkan? Angkanya pun tak sedikit. Rachmat menyebut, total dari barang bukti tersebut jika diuangkan mencapai Rp50 miliar.

“Kalau diuangkan sampai Rp50 miliar. Barang kecil tapi harga mahal. TSK ini ada yang sudah 4 kali jadi kurir, ini yang tertangkap sudah 4 kali,” bebernya.

Disinggung soal hukum untuk tersangka, Rachmat masih belum bisa memastikan. Namun yang jelas ujarnya, para tersangka ini bisa saja dihukum seberat-beratnya. Bahkan hingga hukuman mati. “Hukuman seberat-beratnya, Termasuk hukuman mati,” tukasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Letkol Inf Nopid Arif Jabat Kodim 1007/Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Resmi Bekerja, Panwascam Batola Ditunggu 3 Tantangan Berat
Banjir

Kabupaten Banjar

Banjir Pengaron Makin Parah: Air Hampir Capai Atap Rumah, Warga Butuh Bantuan!
apahabar.com

Kalsel

Sekolah di Batola Belum Bisa Tatap Muka Langsung Meski Ada Kecamatan Zona Hijau dan Kuning Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Lahan Kosong Eks Pelabuhan Lama Diduga Sengaja Dibakar
apahabar.com

Kalsel

Teror Buaya Liar Resahkan Warga Kotabaru, BKSDA Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Nurul Hikmah Ajak Orangtua Agar Memperhatikan Pola Asuhan Anak
apahabar.com

Kalsel

Juara Kampung Tangguh, Tiga Desa Raih Hadiah Total Puluhan Juta Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com