Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Rampung, Lapor Jika Air Keruh Lagi! Rumah Ambruk di Banjarmasin, Simak Pengakuan Pemilik Catat, Jadwal Pelantikan ASN Asal Tanbu Jadi Sekdakot Banjarmasin Menakar Langkah Pertamina-Pemprov Basmi Pelangsir BBM Kalsel Tertangkap! Pelaku Penggelapan Minyak Sawit di Banjarbaru, CPO Diganti Air Sungai

POPULER SEPEKAN: Koyem Angkat Topi untuk Sugianto hingga Denny Indrayana Meradang Endus Kecurangan

- Apahabar.com     Minggu, 13 Desember 2020 - 14:04 WITA

POPULER SEPEKAN: Koyem Angkat Topi untuk Sugianto hingga Denny Indrayana Meradang Endus Kecurangan

Dari kiri: Nadalsyah, Denny Indrayana, dan Mardani H Maming. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Ingar bingar pemilihan gubernur di Kalimantan mewarnai berita populer selama sepekan.

Di Kalimantan Tengah, Nadalsyah mengakui kemenangan petahana Sugianto Sabran-Edy Pratowo. Serupa, sikap negarawan juga ditunjukkan Mardani H Maming di Pilbup Tanah Bumbu.

Beralih ke Pilgub Kalsel, respons Denny Indrayana usai menemukan sederet dugaan kecurangan pemilu menjadi berita pertama pilihan pembaca.

Denny meradang, salah satunya, karena di sejumlah TPS suara penantang petahana Sahbirin Noor itu kosong.

Selain politik, kasus pembunuhan tiga anak kandung di Sumatera juga membetot perhatian publik. Pun dengan insiden armada relawan pemadam kebakaran yang oleng lantas menimpa sejumlah pengendara di Banjarmasin. Berikut berita pilihan pembaca dalam sepekan:

1. Denny Indrayana

Pilgub Kalsel

Denny Indrayana menggelar konferensi pers Jumat (11/12) malam. Dia menemukan banyak hal aneh dalam proses perekapan pemungutan suara selama Pilgub Kalsel 2020. Foto-apahabar.com/Fida

Denny Indrayana mengendus sederet dugaan kecurangan Pilgub Kalsel 2020.

Dalam konferensi pers Jumat (11/12) malam, Denny menemukan banyak hal aneh selama proses perekapan pemungutan suara.

“Ini peringatan dini. Jangan sampai nanti ada ‘tsunami’ yang menimbulkan banyak korban. Akhirnya saya harus sampaikan ini kepada khalayak agar dengan cermat mengikuti detik ke detik proses tabulasi yang dilakukan,” ucap Denny.

Keanehan dimaksud banyaknya kabupaten/kota yang menunda rapat pleno. Menurut Denny jadi peluang tim lawan untuk memanipulasi suara.

“Karena penundaan-penundaan itu modus memberi ruang adanya manipulasi. Maka kalau ada yang lambat dan ditunda, kita harus memasang mata dan telinga. Sirekap -aplikasi rekapitulasi suara KPU- sendiri sangat lambat di kabupaten dan kota.

Seperti Banjarmasin dan Kabupaten Banjar sangat lambat. Ini kota yang internetnya jauh lebih cepat, tapi merekapnya lebih cepat di kabupaten lain,” ujarnya mencontohkan.

MENGEJUTKAN! Denny-Difri 0 Suara di 7 TPS Kabupaten Tapin

Di salah satu kabupaten bahkan Denny menemukan adanya surat suara BirinMu yang sudah tercoblos. Penelusuran apahabar.com, kabupaten dimaksud, yakni Tapin. Di 7 TPS di kelurahan Binuang, suara Denny-Difri nol.

Yang lebih mengherankan, Denny menyebut dengan jumlah DPT 300 semuanya mencoblos paslon 1, Birin-Muhidin. Sementara tingkat kehadiran pemilih di bawah 100 persen.

“Saya menganggap ini aneh. Suara saya di beberapa TPS itu Nol (0) semua diberikan kepada pasangan 01. Ini kalau saya cari terus saya khawatir akan meningkat TPS seperti ini,” khawatirnya.

Berdasarkan laporan terbaru, kata dia, ada oknum-oknum yang bekerja melalui telepon genggam meminta untuk mengubah hasil suara.

“Siang ini, tidak hanya satu, tapi dua sumber yang menginformasikan, ada telepon dari pihak pihak tertentu yang menelepon aparat agar bisa diminta mengubah suara. Saya tidak bisa buka secara detail. Biarkan kami melaporkan ini ke tempat yang seharusnya. Tapi khalayak perlu tahu bahwa ada sesuatu yang sedang bekerja bahkan melalui telepon,” terang Denny

Untuk itu ia meminta masyarakat turut aktif mengawal perhitungan suara dengan serius. Juga meminta oknum yang ingin melakukan manipulasi untuk segera menghentikannya.

Sebab telah diatur melalui UU, jika terjadi kecurangan dalam Pilkada, hukuman penjara 12 tahun dan denda ratusan juta menanti.

“Intinya malam ini pesan yang ingin kami sampaikan, kepada siapa pun yang ingin memanipulasi suara, hentikan, jangan diteruskan. Mari kita lanjutkan proses ini tetap dengan cara terhormat,” pungkas Denny.

2. Nadalsyah

apahabar.com

Koyem mundur sebagai ketua tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah Ben Brahim S Bahat dan H Ujang Iskandar. Foto-Istimewa

Partai Demokrat menjadi partai pengusung utama pasangan Ben Brahim dan H Ujang Iskandar di Pilkada Kalteng 2020.

Namun dari hasil real count PDIP Kalteng yang merupakan pengusung utama H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo, pasangan ini unggul dengan selisih suara 3,78 persen.

Selaras dengan DPP, Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng H Nadalsyah, juga legawa mengakui kekalahan partai berlambang mercy ini.

Bahkan dirinya mengucapkan selamat kepada H Sugianto Sabran dan H Edy Pratowo, atas kemenangannya.

“Saya selaku ketua DPD mengucapkan selamat kepada Pak Sugianto dan Pak Edy, selamat telah mendapatkan amanat dari masyarakat,” kata Koyem panggilan akrab bupati Barito Utara ini, Sabtu (12/12).

Memang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah belum mengumumkan real count. Tetapi biasanya hasil tidak jauh berbeda dengan hasil yang telah disampaikan.

Sementara itu dari situs KPU info Pilkada Serentak 2020, hingga pukul 10.16 WIB, dari jumlah TPS 6.045, sudah masuk sebanyak 3.641.

Paslon 02, masih unggul dari rivalnya dengan selisih suara 2, 2 persen. Untuk saat ini, Sugianto-Edy meraup 51,1 persen atau total 321.115 suara dan Ben-Ujang 48,9 persen atau 307.448 suara.

3. Mardani H Maming

Mardani H Maming


Mardani H Maming, Ketua Tim Pemenangan Syafruddin-Alpiya Rakhman. Dok.apahabar.com

Sikap negarawan juga ditunjukkan oleh Mardani H Maming (MHM). Ketua Tim Pemenangan Syafruddin H Maming-Alpiya Rakhman itu memberi selamat atas kemenangan Zairullah Azhar-Rusli.

“Saya selaku Ketua Tim Pemenangan dari pasangan nomor urut 1, Syafruddin H Maming dan Muhammad Alpiya Rakhman, mengucapkan selamat kepada pasangan nomor urut 03, Zairullah Azhar dan Muhammad Rusli, yang memenangkan Pilkada Tanbu 2020 melalui perhitungan cepat oleh tim kami,” ucap MHM di Cappa Padang, Batulicin, Rabu (09/12) malam.

Mardani H Maming juga mengucapkan terima kasih kepada aparat hukum dan pemerintah, yakni TNI, kepolisian hingga Pemkab Tanah Bumbu atas terselenggaranya Pilkada dengan damai dan aman.

Selain itu Mardani H Maming juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Tanah Bumbu yang telah mempercayainya dan para tim serta pendukung untuk maju dalam Pilkada, meskipun belum bisa memenangkannya.

Mardani yakin masyarakat Tanah Bumbu sudah memiliki pilihan, dan pilkada ini adalah garis tangan dan siapa pun pemenangnya adalah yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu yang diberikan Allah SWT.

“Saya sebagai keluarga besar keluarga Haji Maming mengucapkan terima kasih kepada pendukung saya semua yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, serta seluruh tim relawan yang sudah bekerja, dan juga seluruh Partai PDI Perjuangan, Gerindra, PPP dan lainnya,” tuturnya.

Mardani mengatakan hasil yang dicapai merupakan hasil yang terbaik bagi seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Ini adalah yang terbaik diberikan Allah SWT untuk kita semua. Saya legawa mengakui kekalahan ini. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada pasangan 03, Bapak Zairullah Azhar dan Muhammad Rusli dalam memenangkan Pilkada di Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan Tanah Bumbu akan sejahtera, damai dan semangat. Dan seluruh masyarakat Tanah Bumbu mendapatkan manfaat dari hasil pilkada ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Mardani juga menyampaikan bahwa besok pasangan calon nomor urut 1 beserta partai pendukung dan tim relawan juga akan menyampaikan ucapan selamat kepada Zairullah Azhar dan Muhammad Rusli.

4. Surat Suara ‘Berduit’

Pilgub Kalsel

Kertas suara masih utuh, dan bertuliskan ‘Paray kdd jua duitnya’ dijumpai di salah satu TPS di Kotabaru. Foto: Istimewa

Pelaksanaan pencoblosan Pilbup dan Pilgub Kalsel, 9 Desember 2020 kemarin di Kotabaru, berjalan aman dan kondusif.

Sebelumnya, media ini menjumpai satu rumah makan Kalijo disulap menjadi Tempat Pemungutan Suara, (TPS) di hari pencoblosan, Rabu 9 Desember 2020 kemarin.

Namun sehari kemudian, apahabar.com mendapati temuan unik seputar pemungutan suara.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Geliat Prostitusi Online di Kota Banjarmasin Sulit Diberantas!
apahabar.com

Kalsel

Hari Air Sedunia, Mapala Imbau Masyarakat Tak Membuang Sampah ke Sungai
apahabar.com

Kalsel

Cerita Idul Adha Roxana di Banua, Pegulat Naturalisasi Cantik Asal Rumania
apahabar.com

Kalsel

PSBB Jilid II Hari Ke-4, Masih Banyak Ditemukan Pelanggaran
apahabar.com

Kalsel

Polsek Berangas Tangkap Pengedar Narkoba Lintas Kabupaten
apahabar.com

Kalsel

Cegah Demam Berdarah di Banjarmasin Utara, TNI Turun Tangan
mediasi

Kalsel

Proses Mediasi Dugaan PMH PT BUMA Menemui Jalan Buntu
vaksin covid-19

Kalsel

Tiba Lagi di HST, 180 Vial Vaksin Siap Disuntik ke Aparat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com