Target Sore Ini, Jembatan Mataraman Kalsel Kembali Bisa Dilewati Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin

Postingan Habib Rizieq dan FPI Dilarang di Medsos, Ini Komentar Menkominfo?

- Apahabar.com Sabtu, 5 Desember 2020 - 14:57 WIB

Postingan Habib Rizieq dan FPI Dilarang di Medsos, Ini Komentar Menkominfo?

Habib Rizieq Shibab. Foto-pikiran-rakyat.com

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) angkat suara soal munculnya petisi online yang berisi pelarangan mengunggah foto Habib Rizieq Shibab di media sosial, khususnya Facebook dan Instagram.

Media sosial (medsos) khususnya Facebook kembali ramai memperbincangkan posting-an atau unggahan terkait Habib Rizieq Shihab (HRS) yang “diharamkan” di media sosial. Setiap unggahan yang mengandung Habib Rizieq Shihab akan terkena banned.

Unggahan yang dimaksud termasuk foto, grup yang membahas HRS, dan link yang disertakan dalam suatu posting-an. Banyak yang beranggapan ini merupakan permintaan dari pemerintah.

Selaku regulator yang berwenang mengontrol berjalannya media sosial di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika buka suara.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, menyarankan masyarakat sebaiknya tidak berandai-andai.

Supaya lebih jelas, Johnny menyarankan warganet untuk menanyakan dan meminta penjelasan langsung kepada pihak Facebook.

“Semoga Facebook memberikan informasi dari sumber yang tepat dan alasan utama kebijakan Facebook melakukan takedown,” kata Johnny, dikutip dari Okezone.com, Jumat (4/12/2020).

Menyoal isu ini, hingga berita dibuat pihak Facebook belum juga memberikan tanggapan. Sebelumnya, sempat juga muncul petisi online yang berisi pelarangan mengunggah foto HRS di medsos, khususnya Facebook dan Instagram.

Petisi tersebut menuding larangan itu dilakukan atas suatu arahan dari pihak lain. Sebab tidak mungkin jika perusahaan media sosial global melakukan hal tersebut.

Petisi yang dibuat oleh Rizqi Awal tersebut meminta Facebook dan Instagram untuk membuka dan mencabut pelarangan unggahan yang terkait Habib Rizieq Shihab. Tetapi petisi itu belum memberikan hasil.

Sementara, Front Pembela Islam (FPI) yang dibesut HRS dikenal aktif di medsos. Namun satu per satu akunnya rontok.

Di kanal YouTube Front TV, Jumat (4/12/2020), pukul 23.17 WIB, saluran resmi berbagi video FPI tersebut hanya bertulisan “This video is unavailable”.

Sebelumnya akun Twitter FPI juga d-suspend karena dinilai telah melanggar aturan yang ditetapkan oleh Twitter.

Seperti diketahui, Twitter memiliki sejumlah aturan yang tidak boleh dilanggar penggunanya.

Adapun larangan itu antara lain tidak boleh memuat konten mendukung kekerasan, mempromosikan ekstremisme, eksploitasi anak, penghasutan, menebar kebencian, dan lain-lain.

Adapun mengenai pembekuan akun FPI, Twitter tidak menjelaskan secara gamblang pelanggaran apa yang membuat akun tersebut di-suspend.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Erick Thohir Nilai Keputusan Pemerintah Tidak Lockdown Tepat
apahabar.com

Nasional

Hasil Rakorev Putuskan Munas JMSI Dilaksanakan Juni Mendatang
apahabar.com

Nasional

Aparat Pastikan Tidak Ada Penyerangan Dalam Ledakan Granat Asap di Monas
apahabar.com

Nasional

Haul Bung Karno, Legislator Asal Kalsel Gelar Musabaqah Tartilul Qur’an Milineal
apahabar.com

Nasional

Bamsoet: Sebaiknya Pemerintah Kaji Ulang Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
apahabar.com

Nasional

Pesawat TNI AU yang Bawa 238 WNI dari Natuna Tiba di Lanud Halim
apahabar.com

Nasional

Jerman Longgarkan Lockdown, Kasus Covid-19 Kembali Meningkat
apahabar.com

Nasional

Viral Tanker Banjarmasin-Balikpapan Terombang-ambing di Laut Lepas, Intip Penjelasan Pertamina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com