Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Predator Sungai Manunggul Meneror Lagi, 2 Korbannya Tendang Kepala Buaya

- Apahabar.com Jumat, 25 Desember 2020 - 20:56 WIB

Predator Sungai Manunggul Meneror Lagi, 2 Korbannya Tendang Kepala Buaya

Buaya menyerang seorang warga bernama Hapisah yang asyik mandi di bantaran Sungai Manunggul Lama, Sungai Durian, Kotabaru, Jumat (25/12) petang. Foto: Samsi for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Serangan buaya liar terhadap Hapisah di Sungai Manunggul Lama, Kotabaru, bukan kali pertama terjadi.

Sejak 1998, buaya kerap kali menyerang warga di Kecamatan Sungai Durian itu.

Sebelum Hapisah, dua orang terluka parah akibat kuatnya gigitan hewan berdarah dingin itu.

Menurut aparat desa, Samsi, seorang lainnya bahkan ditelan hidup-hidup oleh hewan predator itu di Sungai Manuggul Lama.

Teranyar sebelum Hapisah adalah Muhammad Mirjani. Pemuda 18 tahun itu diterkam sang predator saat mandi di aliran sungai.

Buaya itu mendadak muncul dan menyerangnya di bagian paha.

Beruntung, korban sempat berpegangan pada tali kelotok atau perahu kecil yang tertampab di sekitar dermaga.

“Korban sempat melawan dan akhirnya bisa lepas dari jerat maut mulut buaya itu,” ujar Samsi kepada apahabar.com.

Praktis, Samsi mengatakan sampai sejauh ini sudah ada tiga korban serangan buaya liar sebelum Hapisah.

“Dua terluka parah, dan satu meninggal karena ditelan hidup-hidup,” ujarnya.

Atas insiden yang menimpa Hapisah, Kapolsek Sungai Durian AKP Nur Alam kembali mengingatkan warga untuk ekstra hati-hati saat beraktivitas di sungai.

Diwartakan baru tadi, seisi Desa Manunggul Lama, Sungai Durian, Kotabaru kembali dibikin heboh, Jumat (25/11) petang. Seorang warga disambar buaya liar.

Sekitar pukul 18.00, korban bernama Hapisah (45) itu sedang asyik mandi di bantaran sungai.

Maklum, korban merupakan warga RT 03, daerah yang dialiri anak sungai sebagai urat nadi kehidupan warga.

Saat korban mandi, tanpa disadari seekor buaya muncul dari dasar sungai.

Sejurus kemudian, predator tersebut menyambar kaki kirinya.

Beruntung ada tetangga korban yang mengetahui dan segera berlari menolong.

Serupa dengan Mirjani, tetangga itu membantu korban menendang kepala buaya agar melepaskan cengkramannya.

“Tetangga itu langsung terjun ke dasar sungai. Kepala buayanya itu ditendang, lalu melepaskan gigitan,” terangnya.

Akibat gigitan taring tajam buaya, korban mengalami luka serius di bagian paha kiri dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat guna pertolongan medis.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puluhan Mahasiswa dan Pelajar Nginap di Depan Gedung DPRD Kalsel
Nasi Kuning

Kalsel

Yuk Cicipi Lezatnya Nasi Kuning Bawah Ketapang Handil Bakti
apahabar.com

Kalsel

Meriahkan Harlah, Golkar Ziarah ke Makam Tokoh
apahabar.com

Kalsel

Mangkir, Terduga Pemimpin Ajaran Sesat di Banjarmasin Ngacir ke Samarinda
apahabar.com

Kalsel

Arutmin Gelar Donor Darah di Islamic Center Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dari Transmisi Lokal, Satu Keluarga di HST Terpapar Covid-19

Kalsel

Kawal Demo Kecam Presiden Perancis di Kalsel, Polisi Kerahkan 750 Personel
apahabar.com

Kalsel

Suket Sah untuk Nyoblos, DPTHP Kalsel Jadi 2.869.266
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com