Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Respon Tiga Pejabat Penting di Kotabaru Soal Sekolah Tatap Muka 2021

- Apahabar.com Rabu, 30 Desember 2020 - 17:41 WIB

Respon Tiga Pejabat Penting di Kotabaru Soal Sekolah Tatap Muka 2021

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Ernawati saat memberikan keterangan terkait sebaran Covid-19. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Tahun baru segera tiba, namun kapan sekolah tatap muka di Kotabaru bisa dilakukan?

Merespon itu, tiga pejabat penting di Bumi Saijaan coba menjawabnya.

Sekretaris Daerah Kotabaru, Said Akhmad misalnya. Ia mengatakan ihwal sekolah tatap muka di Kotabaru masih dalam wacana.

Sebab menurut dia, saat ini Pemkab Kotabaru masih dalam tahap pemetaan wilayah berdasarkan penyebaran Covid-19.

“Tahun 2021 pembelajaran tatap muka masih direncanakan. Sementara, kami meminta pihak Dinas Kesehatan untuk memetakan wilayah yang terpapar, dan aman dari Covid-19,” ujar Said kepada apahabar.com, Rabu (30/12).

Sejauh ini di Kotabaru sendiri penularan Covid-19 masih masif terjadi. Ada kekhawatiran jika sekolah tatap muka dilakukan memunculkan klaster baru.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Ernawati mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan kasus Covid-19, masih ditemukan 7 orang warga Kotabaru dinyatakan positif, pada Rabu (30/12).

“Jadi, untuk hari ini masih ada tambahan 7 orang positif. Totalnya, 677. Sembuh baru 3 orang, dan total 615,” ujar Ernawati.

Meski begitu, terkait sekolah tatap muka tersebut, Ernawati mengatakan masih dalam tahap persiapan.

Yang pasti saat ini, tegas dia, pihaknya tetap mengacu surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, salah satunya menteri kesehatan.

Salah satu poinnya, kata Ernawati menyebut, pembelajaran tatap muka hanya diberlakukan bagi daerah yang dinilai resiko penularan Covid-19 rendah, atau zona kuning.

SKB empat menteri itu, jadi acuan Dinkes Kotabaru mengeluarkan rekomendasi sekolah tatap muka.

“Untuk Kotabaru masih berada di zona oranye. Jadi, kami tetap mengikuti aturan yang tertuang dalam SKB empat menteri itu,” ujarnya.

Pun dengan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Selamet Riyadi. Ia sepakat dengan Ernawati.

Berkenaan dengan sekolah tatap muka di Kotabaru, pihaknya juga masih dalam tahap persiapan.

“Jadi, berdasarkan SKB empat menteri pembelajaran tatap muka bisa dilangsungkan bagi daerah yang zona kuning,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

PDBI

Kalsel

Jumat Berbagi, PDBI Tanbu Bagikan Makanan
apahabar.com

Kalsel

Duh, Puluhan Petugas KPU Banjarmasin Reaktif Tes Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Masker, Panitia Kurban di Simpang Empat Yakin Tetap Aman
apahabar.com

Kalsel

Persempit Gerak Koruptor Dana Desa, Satgas Lakukan Monitoring dan Evaluasi di HST
apahabar.com

Kalsel

BPBD Kalsel Inventarisir Kerusakan Akibat Puting Beliung
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Dua Rumah Terbakar di Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

Kadinsos Kalsel Sayangkan TPS Dekat Makam Pangeran Antasari
apahabar.com

Kalsel

Heboh, Penyusup Bersajam di Demo Anti-Omnibus Law Banjarmasin Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com