Brakkk! Detik-Detik Rumah Ambruk di Manarap Banjar Kontroversi Upin Ipin Sudah Meninggal, Les’ Copaque Beri Penjelasan Penggerebekan Maut Kakek Teluk Tiram: Sarijan Rupanya Target Tersohor Kepolisian Maraton, Proses RUU jadi UU IKN Digelar Hari Ini Tok! Pemerintah-Pansus Sepakat RUU IKN Lanjut ke Paripurna DPR

Rumah Mahfud MD Dikepung Ratusan Orang, Ketum Ansor Instruksikan Banser untuk Berjaga

- Apahabar.com     Rabu, 2 Desember 2020 - 10:49 WITA

Rumah Mahfud MD Dikepung Ratusan Orang, Ketum Ansor Instruksikan Banser untuk Berjaga

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas saat menyampaikan arahan kepada anggotanya secara virtual. Foto-Istimewa via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas telah menginstruksikan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk menjaga rumah orang tua Mahfud MD untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Penjagaan dari Banser itu menyusul kejadian pengepungan oleh ratusan orang pada Selasa (1/12) siang di rumah orang tua Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur.

Pihaknya memiliki kewajiban melakukan pengamanan karena Mahfud MD adalah salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang sudah semestinya dijaga dari berbagai ancaman.

“Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab utama seluruh kader Banser untuk melindungi para kiai, dan juga tokoh-tokoh NU dari ancaman atau gangguan yang datang. Dengan demikian tanpa diminta pun kita pasti akan beri perlindungan,” kata Gus Yaqut, panggilan akrabnya dalam pernyataan tertulis, di Jakarta seperti dilansir Antara, Rabu (2/12).

Pengepungan rumah orang tua Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD oleh ratusan orang, di Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (1/12) siang, memicu keprihatinan banyak kalangan.

Penjagaan Banser di rumah di daerah Bugih, Pamekasan, yang kini sehari-hari ditinggali ibunda Mahfud MD itu akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar dinilai aman.

Untuk pengamanan, kata Gus Yaqut, pihaknya menerjunkan anggota Banser dari wilayah Pamekasan dan sekitarnya.

“Mereka akan bertugas bergantian dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat,” kata Ketum Ansor Gus Yaqut.

Gus Yaqut sangat prihatin atas terjadinya aksi pengepungan di rumah Mahfud, sebab selama ini rumah di Pamekasan tersebut bukan dihuni oleh Mahfud, namun oleh orang tuanya.

Ia mengatakan bahwa cara-cara menyampaikan aspirasi dengan mendatangi rumah seseorang tanpa izin juga tak bisa dibenarkan.

Lebih-Lebih, lanjut dia, aksi mereka tidak sepengetahuan aparat dan lebih sebagai aksi provokasi dan menebar ancaman.

Untuk itu, Gus Yaqut berharap agar kasus pengepungan rumah Mahfud MD ini segera diusut tuntas dan meminta kepolisian untuk tidak gentar karena jika dibiarkan cara-cara preman seperti ini akan menjadi preseden buruk dalam praktik demokrasi di Indonesia.

“Jika tidak suka atas kebijakan, misalnya, salurkanlah dengan cara yang benar. Bisa dialog atau gunakan jalur hukum. Apalagi kita ini orang beradab, jangan pakai cara jalanan seperti itu,” kata Gus Yaqut.

Seperti diketahui, Selasa siang sekitar pukul 13.45 WIB, rumah Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan orang yang datang dengan menumpang beberapa truk.

Di depan rumah Mahfud, massa sempat berorasi sebelum dengan cepat dihalau oleh polisi. Sebelum mengepung rumah orang tua Mahfud, massa telah mendatangi Mapolres Pamekasan.

Dalam orasinya, massa meminta agar pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tidak dijadikan tersangka.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

2 Jam Kebakaran di Kejagung Belum Padam, PMI Kerahkan Ambulans

Nasional

Sempat Tumbang, Telkom Klaim Layanan Kembali Normal Lebih Awal
apahabar.com

Nasional

Ada 1.445 Titik Panas di Kalteng
apahabar.com

Nasional

Harapan Syifa, Bocah Celebral Palsy di Hari Disabilitas Internasional 2018

Nasional

Peringatan Dini BMKG: Waspadai Bencana Hidrometeorologi pada Akhir Tahun
Vaksinasi

Nasional

Simak Tahapan Vaksinasi Covid dari Januari 2021 – Maret 2022
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Segera Buka Akses ke Daerah Terisolir di Sukajaya Bogor
Covid-19

Nasional

Tambah 8.854 Hari Ini, Kasus Covid-19 di Indonesia Pecah Rekor Baru!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com