Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Salut, SMPN 4 Mantewe Tanah Bumbu Ikuti Penilaian Sekolah Adiwiyata

- Apahabar.com Selasa, 15 Desember 2020 - 11:32 WIB

Salut, SMPN 4 Mantewe Tanah Bumbu Ikuti Penilaian Sekolah Adiwiyata

SMPN 4 Mantewe. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Berlokasi jauh dari perkotaan, tak menghalangi SMPN 4 Mantewe untuk mengukir prestasi di tingkat nasional.

Untuk pertama kalinya, sekolah yang terletak di Desa Rejosari, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu ini mengikuti penilaian Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Ini pertama kalinya SMPN 4 Mantewe mengikuti penilaian gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah). Tentunya menjadi kebanggan bagi kami,” ungkap Kepala SMPN 4 Mantewe, Asih Widiyanti, Selasa (15/12).

Mengusung program pelestarian lingkungan, SMPN 4 Mantewe akan mengintegrasikan perilaku ramah lingkungan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk empat mata pelajaran.

Ini akan diterapkan pada peserta didik maupun pendidik dalam kegiatan belajar mengajar.

“Melakukan pembinaan kepada tenaga pendidik maupun peserta didik terkait perilaku ramah lingkungan. Menjalin kerjasama dengan komite, kepala desa dan dan dinas lingkungan hidup terkait kegiatan BPLHS serta pengadaan sarana prasarana terkait lingkungan, ” jelasnya

Untuk bersaing dalam kompetisi nasional ini, SMPN 4 Mantewe berupaya menekankan penerapan perilaku ramah di lingkungan sekolah.

Di samping itu, juga gencar melakukan sosialisasi dan kampanye mengenai gerakan PBLHS, seperti kepada komite, kepala desa dan sekolah lain yang letaknya berada di dekat SMPN 4 Mantewe.

“SMPN 4 Mantewe sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan terkait dengan lingkungan. Cuma selama ini belum teradmininstrasikan atau terdokumentasikan dengan baik,” terangnya.

Sebagai informasi, sekolah yang berdiri sejak 2007 ini memiliki 6 ruang kelas. Terdiri dari 1 ruang guru, 1 ruang Lab komputer, 1 ruang Lab IPA dan 1 perpustakaan. Sementara, jumlah peserta didik ada 101 anak dan ada 11 guru.

“Baik pelajar maupun guru menyambut baik untuk mengikuti program ini. Mereka berusaha secara aktif menerapkan perilaku ramah lingkungan di sekolah, ” kata dia.

Peningkatan kualitas sendiri menurut Asih dinilai penting dalam kemajuan sekolah. Saat ini, di SMPN 4 Mantewe sudah ada program penanaman pohon yang difokuskan di sekitar lingkungan sekolah, khususnya pada lahan kosong.

“Sekolah yang maju diikuti oleh lingkungan yang terpelihara dengan baik. Program ini akan selalu dilaksanakan kedepannya, terlepas dari ada atau tidak ada lomba terkait BPLH, ” pungkasnya.

Sesuai peraturan Menteri Lingkungan Hidup no 52 tahun 2019, penilaian Adiwiyata akan dilaksanakan pada januari 2021.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Alasan Walhi Kalsel Tolak Tegas Perpanjangan Kontrak Arutmin
Sudian Noor

Kalsel

Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial
apahabar.com

Kalsel

Studi Tiru, Wali Kota Yogya Akui Keberhasilan PDAM Bandarmasih
apahabar.com

Kalsel

Intip Lalu Lalang Kendaraan Saat Lebaran, Melonjak 100 Persen
apahabar.com

Kalsel

200 Guru di Kabupaten Banjar Ikut Pelatihan Kurikulum K13
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Si Jago Merah Hanguskan Rumah di Jalan Veteran
apahabar.com

Kalsel

Gelombang Tinggi Menjadi Kendala Pencarian Korban Tenggelam KM Pieces

Kalsel

Tabrakan Horor di Kotabaru, Pemotor Tewas Seketika
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com