Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Sampaikan Belasungkawa, Kedutaan Jerman Datangi Markas FPI

- Apahabar.com Minggu, 20 Desember 2020 - 11:23 WIB

Sampaikan Belasungkawa, Kedutaan Jerman Datangi Markas FPI

Markas FPI di Petamburan. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pengacara Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membenarkan perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman mendatangi kantor Sekretariat FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kehadiran Kedubes Jerman ke Petamburan untuk menyampaikan rasa duka mendalam atas tewasnya enam laskar di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Karawang, Jawa Barat.

“Mereka menyampaikan rasa simpati dan empati buat FPI dan Imam Besar Habib Rizieq Shihab,” ujar Aziz kepada Anadolu Agency, Sabtu (19/12) kemarin.

Kedatangan utusan pemerintah Jerman juga dalam rangka silaturahmi dengan pengurus FPI dan menyampaikan pesan perdamaian.

“Mereka ingin tahu FPI secara langsung,” kata Aziz yang juga pengacara Muhammad Rizieq Shihab.

Pertemuan antara FPI dan perwakilan otoritas Jerman itu berlangsung kira-kira 30 menit, pada Kamis lalu.

Meski berlangsung singkat, pihak Kedubes Jerman, terang Aziz, berniat kembali melakukan pertemuan dengan FPI.

“Mereka berjanji akan mengunjungi DPP FPI kembali,” tutur Aziz.

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendapatkan foto jenazah 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) ketika belum diautopsi oleh dokter Polri.

Menurut Komnas HAM, kondisi jenazah sebelum diautopsi ini sangat penting untuk mengidentifikasi peristiwa kematian korban.

“Kami ditunjukkan foto pertama kali sebelum tindakan dan itu adalah posisi paling penting, sehingga memang ya itu menunjukkan orisinalitas,” kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam usai menggali keterangan dokter Polri di Jakarta pada Kamis.

Anam telah melihat jumlah lubang peluru yang membekas di tubuh para korban.

Namun Anam mengaku tidak bisa menyampaikannya pada publik karena data-data yang ada harus dikonsolidasikan terlebih dahulu.

“Kan datanya ini tidak dari satu pihak,” ucap dia.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Bule Teweh

Nasional

Viral, Bule Teweh Bicara Biang Kerok Banjir Kalsel
apahabar.com

Nasional

Pliisss..Taati Protokol Kesehatan, Tangis Haru Tenaga Medis
apahabar.com

Nasional

Dirawat di Penang Malaysia, Begini Kondisi Ustaz Arifin Ilham Sekarang
apahabar.com

Nasional

Wujudkan Lumbung Ikan Nasional, KKP Siapkan SDM Andal dari Pesisir
apahabar.com

Nasional

Petani Karet Doakan Jokowi Terpilih Lagi
apahabar.com

Nasional

Mendagri: Pemerintah Sedang Menyiapkan 2 Opsi Perppu Pilkada Baru
apahabar

Nasional

Prihatin dengan Kondisi Toleransi di Indonesia, Jokowi: Saya Sedih
apahabar.com

Nasional

Pelindo IV Target Berangkatkan 3.000 Pemudik Lebaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com