Viral Korban Banjir Kalsel Lahirkan di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir Kalsel Makan Korban Lagi, Bocah Hilang di Siring Banjarmasin Di Balikpapan, Ayah Ditangkap Gegara Anak Jual Tisu Link Live Streaming Mata Najwa Malam Ini, Kupas Tuntas Banjir Kalsel

Sehari Sebelum Pilgub Kalsel, 506 Warga Batola Belum Rekam KTP Elektronik

- Apahabar.com Selasa, 8 Desember 2020 - 21:52 WIB

Sehari Sebelum Pilgub Kalsel, 506 Warga Batola Belum Rekam KTP Elektronik

Formulir model C Pemberitahuan-KWK yang harus dibawa pemilih sebelum memberikan suara pada 9 Desember 2020. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Disebabkan sejumlah faktor, 506 warga Barito Kuala (Batola) belum melakukan perekaman KTP elektronik sebagai syarat memilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan 2020.

506 warga yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), namun belum melakukan perekaman KTP elektronik tersebut tersebar di 17 kecamatan di Batola.

Terbanyak di Kecamatan Alalak sejumlah 110 orang, kemudian Tamban 107 orang, Anjir Muara 51 orang, Tabunganen 48 orang, dan Mekarsari 43 orang.

Jumlah warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik itu jauh menurun dibandingkan ketika DPT ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (Batola) di pertengahan Oktober 2020.

Sebelumnya tercatat 5.614 orang belum melakukan perekaman. Sebagian besar merupakan pemilih pemula dan lanjut usia.

Artinya selama kurang lebih satu bulan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batola telah merekam data 5.108 orang. Jumlah itu termasuk warga Rutan Marabahan.

“Itulah usaha maksimal kami dalam upaya melindungi hak pilih warga Batola,” ungkap Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Batola, Hidayat Effendi, Selasa (8/12).

“Kalau kemudian tidak semua DPT dapat terekam, itu disebabkan warga yang ditargetkan tidak mendatangi tempat perekaman, sekalipun kami sudah menunggu sampai sore,” imbuhnya.

Keberadaan DPT yang belum melakukan perekaman tersebut, disebabkan dasar pencocokan dan penelitian data pemilih adalah Kartu Keluarga.

Andai salah seorang dalam Kartu Keluarga tersebut sudah memenuhi syarat usia memilih, otomatis mereka masuk daftar pemilih baru.

“Terkait situasi ini, kami tetap mengakomodasi DPT yang belum merekam KTP elektronik. Di sisi lain, mereka juga telah mengantongi formulir model C Pemberitahuan-KWK,” sahut Rusdiansyah, Ketua KPU Batola.

Di sisi lain, KPU Batola berpegang kepada Surat Edaran KPU Nomor 1087 tertanggal 24 November 2020.

Surat itu berisi pemberitahuan tentang pengosongan pengisian kolom status perekaman KTP elektronik lampiran model A3-KWK.

“Kami juga optimis jumlah tersebut menyusut, karena perekaman terus berlangsung hingga hari pemilihan,” tandas Rusdiansyah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Untuk Warga Banjarmasin; Halangi Orang Memilih, Siap-Siap Dipenjara 2 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Pandemi, Disdik Banjarmasin Kewalahan Awasi Penyalahgunaan Narkoba
Yamaha Vixion

Kalsel

Braaak! Tronton Vs Yamaha Vixion di Satui Tanbu, Pengendara Motor Tewas
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Muslim Jaga Imunitas Tubuh Disaat Berpuasa
Proklim

Kalsel

Kado Akhir Tahun, 4 Desa di Kotabaru Diganjar Penghargaan Proklim dari KLHK RI

Kalsel

VIDEO: Empat Tuntutan Mahasiswa kepada Anggota DPRD Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Razia Masker H2, Warga di Banjarmasin Ngacir Saat Ditindak
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina dan MUI Menolak Tegas Rencana Pelegalan Miras di Supermarket
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com