Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Selepas Libur Panjang, Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis

- Apahabar.com Senin, 28 Desember 2020 - 10:13 WIB

Selepas Libur Panjang, Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis

Kendati tidak terlalu banyak, nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini berpotensi menguat. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Selepas libur panjang Natal, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Senin (28/12), diprediksi sedikit menguat.

Penguatan ini diyakini menjadi imbas sejumlah sentimen di dalam dan luar negeri, seperti reshuffle Kabinet Indonesia Maju dan transisi presiden AS.

“Kemungkinan nilai rupiah sideways dengan kisaran Rp14.210 hingga Rp14.235,” ungkap ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, seperti dilansir Bisnis Tempo.

Sebelumnya pada penutupan perdagangan 23 Desember 2020, nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis mengikuti tren yang terjadi di pasar Asia.

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau berada di posisi Rp14.200 per dolar AS, atau menguat 0,035 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara indeks dolar AS yang mengukur kekuatan Greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama melemah 0,24 persen ke posisi 90,43.

“Salah satu sentimen yang memengaruhi nilai tukar rupiah adalah kebijakan reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo,” ulas Yusuf.

“Reshuffle menteri memberi sedikit angin segar dalam penanganan pandemi di Indonesia, terutama penggantian Menteri Kesehatan,” tambahnya.

Namun demikian, juga terdapat sejumlah sentimen dari luar negeri yang berpotensi menjadi pemberat pergerakan nilai rupiah.

“Proses transisi dari Donald Trump kepada Joe Biden menjadi salah satu tantangan. Kemudian mutasi Covid-19 juga mulai berdampak kepada pembatasan akses yang lebih luas di berbagai negara,” tandasnya.

 

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Impor Kaltim Capai 2,16 Miliar Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Seiring Kemajuan Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok
apahabar.com

Ekbis

Dirut Bank Kalsel: Kredit Macet Sampai 30 Persen Hoax
apahabar.com

Ekbis

Ini Tarif Baru Penerbangan Domestik Lion Air
apahabar.com

Ekbis

Cukup Bayar Rp 2 Juta, Yamaha Aerox Bisa Dibawa Pulang
apahabar.com

Ekbis

Wuih! Harga Emas di Pegadaian Naik Hampir Rp 29 Juta
apahabar.com

Ekbis

Nilai Tukar Rupiah Kembali Merosot
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com