Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel

Selesai Direkap, Hasil Pilgub Kalsel di Batola Langsung Diantar

- Apahabar.com Selasa, 15 Desember 2020 - 21:41 WIB

Selesai Direkap, Hasil Pilgub Kalsel di Batola Langsung Diantar

Prosesi penandatanganan berita acara hasil rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 di Barito Kuala. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Tanpa menunggu waktu, hasil rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 di Barito Kuala, langsung diantar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan, Selasa (15/12) malam.

Rekapitulasi tersebut dibungkus dalam satu kotak suara yang diangkut menggunakan mobil operasional KPU, serta dikawal anggota Polres Batola.

Sesuai rapat pleno terbuka yang berlangsung sejak pagi hingga sore, pasangan calon H Sahbirin Noor-H Muhidin mengantongi 61,8 persen atau 66.708 suara.

apahabar.com

Dikawal anggota Polres Batola, KPU mengantar hasil rekapitulasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 Kalsel ke Banjarmasin, Selasa (15/12) malam. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

Sementara pasangan calon H Denny Indrayana-H Difriadi atau H2D, memperoleh 38,2 persen atau 41.283 suara.

“Alhamdulillah pelaksanaan rapat pleno terbuka berjalan aman dan lancar,” papar Rusdiansyah, Ketua KPU Batola.

“Selanjutnya hasil rekapitulasi, absensi dan kelengkapan lain langsung diantar ke KPU Kalsel, sebelum dibacakan dalam rapat pleno terbuka tingkat provinsi,” sambungnya.

Sebelum diantar ke Banjarmasin, KPU Batola sudah memastikan sejumlah kekeliruan administrasi yang dinyatakan sebagai kejadian khusus, telah diperbaiki oleh PPK bersama Panwascam.

“Kami juga sudah memastikan sejumlah kekeliruan administrasi telah diperbaiki. Perubahan itu tak mengubah hasil perhitungan suara,” beber Rahmatullah Amin, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batola.

Di antara kekeliruan yang tercatat adalah penulisan perbaikan tanpa paraf, menghapus kesalahan menggunakan cairan pengoreksi seperti Tipe Ex dan penulisan formulir memakai pensil.

Kemudian terjadi kesalahan persepsi di tingkat TPS. Penulisan jumlah surat suara tidak sah, disamakan dengan surat suara yang salah atau keliru dicoblos. Demikian pula sebaliknya.

“Mengurangi kekeliruan administrasi, kami berharap kedepan masa kerja petugas dan pengawas TPS diperpanjang menjadi dua bulan, bukan lagi satu bulan,” usul Amin.

“Dengan demikian, tersedia banyak waktu pelaksanaan beberapa kali bimbingan teknis. Diharapkan dalam pelaksanaan pemilihan, tidak lagi terjadi sejumlah kekeliruan,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Penggelap Mobil

Batola

Dinilai Belum Sepadan, Korban Sesalkan Vonis Oknum ASN Penggelapan Mobil di Batola

Batola

Covid-19 di Batola, Tersisa 17 Pasien Aktif
apahabar.com

Batola

Keterwakilan Perempuan di BPD Batola Lampaui Kuota Nasional

Batola

Tetap Waspada, Covid-19 di Barito Kuala Berpotensi Naik Lagi
apahabar.com

Batola

Belum Tentu Ramai, PKL Relokasi Handil Bakti Minta Keringanan Retribusi
banjir

Batola

Banjir di Alalak Batola Meningkat, Relawan Banjarmasin Bantu Evakuasi
apahabar.com

Batola

Belawang Dongkrak Kasus Positif Covid-19 di Batola
Barito

Batola

7 Pasien Covid-19 Sembuh, Barito Kuala Masih Rawan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com