Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Separuh Warga Binaan Lapas Banjarbaru Terancam Tak Bisa Nyoblos di Pilkada 2020

- Apahabar.com Senin, 7 Desember 2020 - 16:34 WIB

Separuh Warga Binaan Lapas Banjarbaru Terancam Tak Bisa Nyoblos di Pilkada 2020

Lapas Banjarbaru menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS). Foto-Musnita Kalapas Banjarbaru IIB, Amico Balalembang. Foto-Musnita

apahabar.com, BANJARBARU – Lapas Banjarbaru IIB menyiapkan dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun ini. Dari total 1.696 warga binaan, tercatat 833 orang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kurang lebih 50 persen dari warga binaan di dalam. Kami sudah usulkan semua padahal, tetapi karena sesuatu hal ada elemen yang tidak bisa dipenuhi makan tidak bisa ditetapkan menjadi DPT, ” beber Kepala Lapas Banjarbaru IIB, Amico Balalembang, ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/12) siang.

Dari jumlah DPT tersebut, 195 orang di antaranya berdomisili asli (KTP) Banjarbaru. Sementara sisanya ditetapkan berdasarkan hasil rapat pleno KPU.

“Jadi warga Kalsel yang ada di sini (Lapas) termasuk hitungan untuk Banjarbaru. Dia bisa memilih Wali Kota dan Gubernur, ” lanjutnya
Adapun setengah dari jumlah warga binaan terancam tak bisa memberikan hak suaranya pada pilkada tahun ini. Dijelaskan Amico, sebagian dari mereka tidak memenuhi persyaratan sebagai DPT seperti identitas tidak jelas atau tidak terbaca.

Selain itu, ada pula warga binaan baru yang tidak sempat dilakukan perekaman data.

“Sebagian bermasalah dengan NIK maupun nama orang tuanya. Sebab di sini banyak datang dari tempat lain atau titipan. Kalau melihat waktu, saya rasa tidak mungkin lagi, ” lanjutnya

Terkait pelaksanaan, secara teknis pihaknya sudah mempersiapkan dengan protokol Covid-19 yang ketat. Seperti pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, sarung tangan, mencuci tangan, hingga pembatasan orang di masing-masing TPS. Petugas pun akan dilengkapi dengan alat pelindung diri.

“Setiap warga binaan akan kita panggil 10 orang untuk masuk ke TPS secara bergantian. Dua TPS berada di lapangan tengah saling berhadapan, ” sebutnya

Lapas Banjarbaru juga telah melakukan sosialisasi kepada warga binaan terkait tata cara pencoblosan dan latar belakang pasangan calon terpilih. Dia pun berharap, pilkada tahun ini berjalan dengan lancar.

“KPU sudah melaksanakan sosialisasi, kemudian di setiap blok juga kita tempel poster tentang tata cara pencoblosan, ” pungkasnya

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilwali 2020, Bawaslu Banjarmasin Akan Fokus pada Netralitas ASN
apahabar.com

Kalsel

PLN Jaga Keandalan Listrik RS Rujukan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Cegah Sebaran Corona, Ratusan Tahanan di Banjarmasin Dirumahkan
apahabar.com

Kalsel

KMT Ingin Eksekutif dan Legislatif Buka Ruang untuk Mahasiswa
apahabar.com

Kalsel

Temuan 3 Tambang Ilegal di Tala, Aroma Kongkalikong Menguat
apahabar.com

Kalsel

Halo Warga Banjarmasin, Duta Mall Bakal Gelar Expo Otomotif
apahabar.com

Kalsel

Belum Cicipi Duit Haram, Tiga Serangkai Ditangkap di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Tanggapan Penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Pasca Mudik Lebaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com