Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Seruan Habib Banua Soal Bentrok Polisi dengan Pendukung Rizieq: Ayo Duduk Bersama

- Apahabar.com Senin, 7 Desember 2020 - 18:18 WIB

Seruan Habib Banua Soal Bentrok Polisi dengan Pendukung Rizieq: Ayo Duduk Bersama

Senator Kalsel, Habib Banua menantang Presiden Jokowi untuk melihat langsung kondisi Kalsel yang sedang dilanda banjir. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Habib Abdurrahman Bahasyim atau Habib Banua angkat bicara ihwal bentrokan polisi dengan pendukung Rizieq Shihab yang menewaskan enam orang, Senin (7/12) dini hari tadi.

“Saya ingin memberikan nasehat buat FPI [Front Pembela Islam] dan pemerintah, ayo sama sama duduk, dialog, bangun negeri ini, sudahi perselisihan, saling memaafkan,” ujar senator asal Kalimantan Selatan itu kepada apahabar.com.

Anggota Komite I Bidang Hukum dan Keamanan Ketertiban DPD RI itu prihatin. Seharusnya bentrokan tak perlu terjadi. Terlebih menimbulkan korban jiwa.

FPI, kata Habib Banua, juga harus menahan diri. Harus berani memuji keberhasilan pembangunan pemerintah.

“Jangan cuma hanya bisa mengkritik, tidak ada dosanya juga memuji keberhasilan pemerintah dalam pembangunan,” pungkasnya.

Pemerintah, kata Habib Banua, juga demikian. Jangan memarginalkan FPI.

FPI, kata Habib Banua, juga bagian dari anak bangsa yang perlu diayomi.

“Bina mereka, jangan dimusuhi, kita ini semua bersaudara, dari Sabang sampai Merauke,” imbaunya.

Habib Banua berharap elite politik di negeri ini mengedepankan persatuan dan kesejahteraan rakyat, bukan malah mengutamakan perselisihan.

KRONOLOGI VERSI POLISI

Polisi terlibat bentrok dengan sejumlah massa yang diduga merupakan pendukung pimpinan FPI, Rizieq Shihab di jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada pukul Senin (7/12) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Enam orang tewas dalam peristiwa ini.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran menuturkan kejadian bermula saat penyidik mendapatkan informasi terkait pengerahan massa yang akan dilakukan untuk mengawal pemeriksaan Rizieq di Polda hari ini.

Baca di halaman selanjutnya

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

H2D

Nasional

Kapolda Kalsel-Danrem Antasari Gerak Cepat Respons Pembubaran FPI
apahabar.com

Nasional

Siaga Virus Corona, Kalsel Perketat Bandara dan Pelabuhan
apahabar.com

Nasional

Dilantik Presiden, Ini 4 Perwira Peraih Adhi Makayasa 2020
apahabar.com

Nasional

‘Benturkan’ Gus Mus dan Kiai Ma’ruf dalam Video, Pemuda Ini Meminta Maaf
apahabar.com

Nasional

PWI-MPR Kerjasama Sosialisasi Amandemen UU 45 dan Kode Perilaku Wartawan
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Semua Penanganan Covid-19 Dibuat Berdasarkan Data Ilmiah
apahabar.com

Nasional

Terduga Pembunuh Levi Kerap Diminta Sembuhkan Orang Lain
apahabar.com

Nasional

Dari Luar Negeri, Ratusan WNI Digiring ke Wisma Atlet
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com