Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Sikat Ratusan Juta Dana PNPM, Seorang Ibu di Tapin Dijebloskan ke Penjara

- Apahabar.com Kamis, 10 Desember 2020 - 20:33 WIB

Sikat Ratusan Juta Dana PNPM, Seorang Ibu di Tapin Dijebloskan ke Penjara

Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, RANTAU – Seorang Ibu di Kabupaten Tapin terpaksa harus berpisah dengan anaknya yang masih balita. Pasalnya, dirinya telah tersandung kasus korupsi.

Wanita berinisial M (42) itu adalah warga Desa Teluk Haur, Kecamatan Candi Laras Utara. Kasus yang menjeratnya karena tergiur dengan dana simpan pinjam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) pada periode 2014/2015 lalu.

Waktu itu M adalah ketua kelompok peminjam dari Kelompok simpan pinjam khusus perempuan Desa Teluk Haur.

Sekarang, atas tindakan penggelapan uang sebesar Rp 260.300.000 itu M divonis majelis hakim dengan kurungan penjara 1,3 tahun.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tapin, Sajimin mengatakan ada keringanan dalam tuntutan jaksa dan putusan hakim untuk terdakwa M.

“Keringanan yang diberikan dikarenakan terdakwa sangat koperatif dan memiliki anak balita yang masih harus disusuinya,” ujarnya, Kamis (10/12).

Tapin

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tapin, Sajimin.
Sumber: apahabar.com/Fauzi

Sebelumnya, terdakwa M dituntut 1,10 tahun penjara, denda Rp 50 juta, dan wajib membayar uang pengganti atau hasil penggelapan itu sebanyak Rp 206.300.000.

“Dalam putusannya hakim dijatuhi hukuman 1,7 tahun kurungan penjara, denda Rp 50 juta dengan sub dua bulan masa tahanan,” ujarnya.

Sedangkan untuk uang pengganti, majlis hakim mengabulkan tuntutan jaksa sepenuhnya. Terdakwa M harus membayar uang sebesar Rp 206.300.000 paling lambat sebulan setelah putusan.

“Namun apabila terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan,” ucap Sajimin.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Malam Tadi, Polisi Sikat Penjual Togel di Pandawan HST
apahabar.com

Hukum

Nangkring di Rumah Pengedar, Ibu Muda di Amuntai Kena Ringkus
apahabar.com

Hukum

Direktorat Narkoba Polda Kalsel Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Puntik Batola
apahabar.com

Hukum

Jual Beli Motor ‘Haram’, Dua Pria Diringkus Buser Polsek Banjarmasin Utara
apahabar.com

Hukum

Polres Kobar Tetapkan 11 Tersangka Kasus Karhutla, Satu di Antaranya IRT
apahabar.com

Hukum

Dukun Pelanggar Seksual Serahkan Diri
Buncit Indah

Hukum

Rekonstruksi Pembunuhan di Buncit Indah, Satu Pelaku Sakit
Kebakaran

Hukum

Kebakaran di Kayu Tangi Banjarmasin, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kesengajaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com