Tambah Ratusan Personel, PLN Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel Menteri Siti Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel, Bukan Tambang dan Sawit Selain Surat Miskin, Berikut Syarat Pengobatan Gratis Korban Banjir di Banjarmasin Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal

SJA-Arul Unggul di Pilbup Kotabaru, Syairi: Ini Kemenangan Masyarakat

- Apahabar.com Sabtu, 19 Desember 2020 - 19:08 WIB

SJA-Arul Unggul di Pilbup Kotabaru, Syairi: Ini Kemenangan Masyarakat

Syairi Mukhlis Ketua Tim Pemenangan SJA-Arul di Pilbub Kotabaru. Foto-Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Pilkada Serentak 2020 usai digelar. Untuk Pilbup Kotabaru, hasil pleno KPU paslon Sayed Jafar-Andi Rudi Latif (SJA-Arul) unggul dari sang penantang Burhanudin-Bahrudin (2BHD).

SJA-Arul meraih suara 74.117, atau setara dengan 50,10 persen suara.

Sementara, rivalnya 2BHD memperoleh 73.808 suara, atau setara dengan 49,90 persen suara.

Berdasarkan angka itu, SJA-Arul menang dengan selisih 309 suara.

Menyikapi hal itu, ketua tim pemenangan SJA-Arul, Syairi Mukhlis menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kotabaru.

Ihwal kemenangan SJA-Arul bukan untuk kelompok, atau pun golongan. Namun, merupakan dari seluruh masyarakat Kotabaru.

Tidak bisa dipungkiri, masyarakat menginginkan SJA-Arul kembali melanjutkan sebagai bupati dua periode.

Meski begitu, Syairi tetap mengajak agar masyarakat Kotabaru melupakan perbedaan saat pesta demokrasi. Sebab, Pilbub telah berakhir pada 9 Desember lalu.

“Intinya, tidak ada lagi yang namanya 01, dan 02. Sekarang, mari kita sama-sama bersatu, menjaga kondusifitas, demi kemajuan daerah,” ujar Syairi, kepada apahabar.com, Sabtu, (19/12).

Sementara, menanggapi soal gugatan yang dilakukan 2BHD ke Mahkamah Konstitusi, Syairi tidak mempersoalkan hal itu. Sebab, negara Indonesia merupakan negara hukum.

“Ketidak puasan atas hasil pleno, kemudian dilanjutkan ke MK itu sah-sah saja, dan dibolehkan secara aturan. Jadi, kita serahkan prosesnya, dan keputusan ke MK,” ujar Syairi, sekaligus ketua DPRD Kotabaru itu.

Meski begitu, Syairi berharap, proses gugatan di MK tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kotabaru.

“Biarlah paslon dan tim-nya yang menangani gugatan itu. Jangan sampai terlalu jauh melibatkan masyarakat. Sebab, pesta rakyat telah usai di tanggal 9 Desember,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bupati Balangan Yakin Polisi Semakin Profesional

Kalsel

VIDEO: Karhutla Kalsel Jadi Atensi Penuh Mabes Polri
apahabar.com

Kalsel

Surat Suara Pemilu 2019 Tiba Di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Perusahaan di Kalsel ‘Lupa’ Bayar Jaminan Pascatambang!
apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla dan Gangguan Kamtibmas, Polsek Tambang Ulang Rutin Patroli Siang Malam
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Telawang Hadiahkan Smartphone untuk Pelajar Kurang Mampu
buaya

Kalsel

Predator Sungai Manunggul Meneror Lagi, 2 Korbannya Tendang Kepala Buaya
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Warga ‘Gagal’ Peroleh Form A5, KPU Kalsel: Sudah Terlambat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com