Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Soroti Suara di Binuang Tapin, Denny Sebut Saksinya Sempat Diancam

- Apahabar.com Minggu, 13 Desember 2020 - 22:58 WIB

Soroti Suara di Binuang Tapin, Denny Sebut Saksinya Sempat Diancam

Cagub Kalsel Denny Indrayana memberikan keterangan resmi kepada awak pers di kediaman pribadinya di Banjarbaru, Minggu (13/12) malam. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Minimnya perolehan suara di Kabupaten Tapin menimbulkan kecurigaan bagi calon Gubernur Kalimantan Selatan, Denny Indrayana.

Sedikitnya ada 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Binuang yang jadi sorotannya. Lantaran nol suara untuk pasangan H Denny-Difri atau H2D.

“Ada lebih 10 TPS yang saya mendapatkan suara 0, tapi tingkat kehadiran 100 persen. Saya hadir untuk memberikan atensi khusus yang menurut saya tidak logis terjadi di Tapin,” kata Denny dalam konferensi pers bersama awak media di kediaman pribadinya, Minggu (13/12) malam.

Bersadarkan real cout Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel pada pukul 22.00 WITA, untuk Kabupaten Tapin, sudah 91.90 % suara masuk.

Total sementara di Tapin BirinMu memperoleh 41.144 suara, unggul dari H2D dengan 31.705 suara.

Khusus untuk Kecamatan Binuang sudah 83.33 % suara masuk. BirinMu meraup 14.158 suara, unggul telak dari H2D dengan 1.458 suara.

Bukah hanya menuding ada yang janggal, bahkan Denny menyebut saksinya sempat diancam.

“Saksi kami yang coba datang ke sana, diancam untuk pulang. Jadi memang wilayah yang harus sama-sama kita dorong agar proses demokrasinya lebih baik,” tegasnya.

Denny pun secara khusus datang ke Tapin, guna mengecek secara langsung kondisi perhitungan suara di sana.
Menurutnya, hal ini sangat tidak logis dan perlu adanya penyelidikan lebih lanjut.

“Saya agak kecewa juga, kenapa tidak ada sense of crisis (kepekaan) dari pengawas. Atas situasi yang menurut saya bukan hanya aneh, tetapi tidak logis,” sesalnya.

Masih optimis dengan perolehan suara yang didapat, Denny mengajak seluruh pihak untuk ikut berpartisipasi dalam mengawal proses pilkada ini.

Adanya potensi sengketa suara yang semakin lebar, dia berujar siap untuk menghadapi gugatan di Mahkamah Konstitusi.

“Tapi dalam posisi menang sekalipun akan siap menghadapi gugatan. Semua harus siap-siap beradu di MK, ” tegasnya.

Untuk itu, dia membuka layanan aduan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk memberikan bukti adanya indikasi kecurangan.

Ini, kata Denny, menjadi caranya dalam membuka ruang publik agar ikut mengawal proses demokrasi di Kalsel.

“Apapun buktinya untuk mengirimkan ke nomor yang kami siapkan yaitu 081977726299. Kepada pihak yang ingin berpartisipasi, saya jamin bahwa kita akan menetapkan perlindungan saksi, ” katanya mengakhiri.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pemkot

Kalsel

Potret Malam Pergantian Tahun di Banjarbaru, Efektifkah Imbauan Pemkot?
apahabar.com

Politik

Majelis Taklim Al Hidayah Mendukung Pemilu Damai
apahabar.com

Kalsel

Optimalkan Kemampuan, Prajurit Kodim 1008 Tanjung Latihan Menembak
apahabar.com

Kalsel

Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Banjir Bandang di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kasus Pencabulan di Limpasu, Santriwati Pinta Hukuman Seberat-beratnya
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS! Update Covid-19 di Kalsel, 1 PDP Meninggal Dunia
apahabar.com

Politik

Andin-Oton Mulai Tancap Gas, Ahmad Fauzan Saleh Jadi Ketum Tim Pemenangan
apahabar.com

Kalsel

Polsek Pugaan Siapkan Internet Gratis Bagi Pelajar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com