Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Spanduk Mandat Ulama Anti Politik Uang Ditertibkan, P3HI Datangi Bawaslu Banjar

- Apahabar.com Senin, 7 Desember 2020 - 23:57 WIB

Spanduk Mandat Ulama Anti Politik Uang Ditertibkan, P3HI Datangi Bawaslu Banjar

Sejumlah anggota Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) mendatangi Kantor Bawaslu Banjar mempertanyakan penertiban spanduk mandat ulama terkait politik uang, Senin (7/12) malam. Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Spanduk maklumat ulama Banjar terkait anti politik uang menjadi permasalahan.

Pasalnya, saat penertiban alat peraga kampanye (APK) pada Minggu (6/12) tadi, spanduk sosialisasi anti politik uang tersebut ikut ditertibkan.

Hal ini jadi pertanyaan dari para ulama yang mengeluarkan maklumat. Mereka kemudian mewakilkan kepada Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI) untuk mempertanyakan ke pihak Bawaslu, Senin (7/12) malam.

4 Anggota P3HI diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, Fajeri Tamzidillah beserta jajaran komisioner. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Komisioner Bawaslu Kalael, Nur Kholis Majid.

Sempat ada adu argumen antara kedua belah pihak perihal pelepasan spanduk maklumat ulama dalam forum tersebut.

Ketua Bawaslu Banjar, Fajeri Tamzidillah menjelaskan pada dasarnya pihak Bawaslu sangat mendukung adanya sosialisasi anti politik uang, dan hal itu sangat membantu dalam pencegahan pelanggaran.

Fajeri menjelaskan penertiban spanduk mandat ulama dilakukan oleh tim pokja terdiri dari penyelenggara pemilu, pemerintah, serta TNI-Polri.

“Spanduk ditertibkan karena melanggar aturan daerah, seperti memasang di pohon, di tiang listrik dan lainnya,” kata Fajeri.

Lebih lanjut Ketua Bawaslu Banjar menjelaskan dalam spanduk tersebut terdapat tokoh ulama yang mendukung ke salah satu pasangan calon (Paslon).

“Seperti kita ketahui dalam konten lain tokoh ulama tersebut ikut mengkampanyekan salah satu paslon, dan backgroundnya pun demikian,” kata Fajeri.

Hal ini, kata Fajeri, menjadi simbol yang mengarah ke salah satu pasangan calon. “Kalau tidak seperti itu tidak ada tokoh pendukung, misalnya ulamanya Ketua MUI Kabupaten Banjar, tidak masalah,” tandas Fajeri.

Abdurrahman, anggota P3HI mengatakan pihaknya datang ke kantor Bawaslu Kabupaten Banjar untuk berkonsolidasi terkait penertiban spanduk tersebut.

Ia mengaku sebelumnya diminta oleh beberapa ulama untuk mengklarifikasi kepada Bawaslu.

Secara umum, Abdurrahman menerima apa yang disampaikan Bawaslu. Namun ia menolak bahwa spanduk tersebut dari salah satu paslon.

“Tadi dikatakan Bawaslu spanduk tersebut identik dengan salah satu paslon. Tidak tau juga paslon yang mana. Tapi kami sangat mendukung agar Pilkada ini bersih dari politik uang,” katanya.

Ia melanjutkan pihaknya sudah meminta masukan bagaimana cara agar spanduk tersebut dapat dipasang lagi.

Sekretaris P3HI, Wijiono menambahkan, pihaknya akan kembali memasang spanduk sosialisasi anti politik uang, dengan menghilangkan nuansa politisnya, sesuai arahan Bawaslu.

“Yang jelas kita datang ke sini untuk silaturahmi dan konsultasi. Kami sangat mendukung Pilkada yang bersih tanpa politik uang, dan juga memastikan bahwa penyelenggara pemilu (KPU-Bawaslu) tidak ada mendukung salah satu paslon,” tandasnya.

Spanduk

Spanduk mandat ulama anti politik uang, sebagian ditertibkan tim pokja penertiban APK, Minggu kemarin. Foto-istimewa

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Maksud Jargon ‘Banjarmasin Bangkit’ ala Haris-Ilham
apahabar.com

Politik

Asosiasi Penjahit Tanbu Deklarasi Dukungan untuk Syafruddin H Maming dan M Alpiya Rakhman
apahabar.com

Politik

Besok, Bawaslu Bogor Putuskan Kasus Pose Dua Jari Anies
apahabar.com

Politik

TKN Nilai Paparan Debat Ma’ruf Soal Terorisme Tajam
Jelang Pilkada, Nasdem Rapatkan Barisan

Politik

Jelang Pilkada, Nasdem Rapatkan Barisan  
apahabar.com

Politik

Usai Sandiaga, Cuncung-Alpi Dapat Dukungan Tuan Guru Bajang
apahabar.com

Politik

Megawati Sebut Jateng Kandang Banteng!
apahabar.com

Politik

Merasa Diabaikan, Kaum Disabilitas Ingin Perubahan dan Pemimpin Baru di Kota Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com