Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Suasana Haru, Jemaah Antar Guru Haderawi Dimakamkan di Sekumpul

- Apahabar.com Selasa, 15 Desember 2020 - 11:42 WIB

Suasana Haru, Jemaah Antar Guru Haderawi Dimakamkan di Sekumpul

Jemaah membawa jenazah alm Guru Haderawi HK untuk dibawa ke tempat pemakaman di Sekumpul, Martapura. Foto-Rizal/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Ratusan pelayat melepas jenazah Guru Haderawi HK bin H Kaderi Yusuf saat dibawa ke Sekumpul, Selasa (15/12) siang.

Sebelumnya jemaah datang dari berbagai penjuru wilayah, untuk menyolatkan jenazar Guru Haderawi HK.

Guru Haderawi seperti diketahui meninggal dunia di usia 65 tahun pada Selasa pukul 01.30 WITA.

Pergiannya salah satu ulama di Kalimantan Selatan ini, menimbulkan duka mendalam bagi warga. Suasana haru nampak terlihat diraut wajah jemaah yang hadir. Bahkan tak sedikit yang meneteskan air mata

Mahfum semasa hidup, ulama kelahiran Babirik 25 Juli 1955 memiliki jemaah yang banyak.

Pengasuh Pondok Pesatren Darussalam di Tatah Bangkal Luar ini, kerap mengisi majelis taklim di penjuru wilayah.

Selain itu, Guru Haderawi adalah Pimpinan Majelis Taklim Raudhaturrahmah Jalan A Yani Kilometer 9, Kompek Ar Rahmah Kertak Hanyar, Banjar.

Pengajian itu rutin digelar di lokasi persis disamping rumahnya tersebut.

Sebagian jemaah terlihat menyolatkan bergantian sebelum di bawa ke lokasi ke pemakaman di Alkah Al Muhibbin 1, Sekumpul Martapura.

Para jamaah tersebut nampak hadir dan mengikuti peraturan Covid 19 dengan mengenakan masker.

Almarhum di bawa mengunakan mobil ambulance ke lokasi pemakaman. Nampak ribuan pelayat melepas kepergian Guru Haderawi.

Sejumlah warga sebelumnya tidak menyangka atas kepergian Guru Haderawi. Pasalnya Guru Haderawi masih terlihat jadi khotib Jumat tadi.

Selain itu, yang diketahui warga justru istri Guru Haderawi, Hj Juraidah sedang sakit.

“Yang bini (istri, red) beoksigen. Lumayan, sepengetahuan ulun tahu sudah 10 hari,” ujar Kasi Pemerintahan di Kelurahaan Mandar Sari, Najmudin saat berada di rumah duka.

Guru Haderawi meninggalkan 5 orang anak. Tiga laki-laki dan dua perempuan. Salah satunya paling kecil masih menimba ilmu di Hadramaut, Yaman.

Anak beliau mulai dari yang sulung; H Ahmad Zaruqie, Hj Ni’mah, HM Imamul Muttaqien, HM Muhibbin, Hj Thaibah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Di Banjarmasin, Pengidap Covid-19 Boleh Karantina Mandiri dengan Syarat…
apahabar.com

Kalsel

Terjebak Macet, Kadinkes Kalsel Terpaksa Jalan Kaki 3 Km
Saat MAN 1 Diamuk Api, Pintu Dua SD Barabai Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Kalsel

Saat MAN 1 Diamuk Api, Pintu Dua SD Barabai Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden, DPRD Kalsel Rapat Eksklusif
apahabar.com

Kalsel

Dua Rumah Terbakar di HKSN Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Warga di Wilayah Hukumnya, Polsek Tambang Maksimalkan Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Akibat Pandemi di Batola, Perbaikan Akses Sungai Pisak Tertahan
apahabar.com

Kalsel

Dini hari, 2 Rumah di Banjarbaru Dilalap Si Jago Merah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com