Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel

Sudah Tiba di Indonesia, Siapa Pertama Divaksin Covid-19 Sinovac?

- Apahabar.com Senin, 7 Desember 2020 - 17:02 WIB

Sudah Tiba di Indonesia, Siapa Pertama Divaksin Covid-19 Sinovac?

Foto- Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Akhir pekan tadi, vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Indonesia. Ada sebanyak 1,2 juta dosis.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan masih ada lagi jutaan dosis vaksin yang akan didatangkan. Baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku.

Jokowi mengatakan program vaksinasi untuk mencegah wabah Covid-19 dapat segera dilakukan.

Hanya saja kapan dimulainya masih menunggu proses izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Artinya kita bisa segera mencegah meluasnya wabah Covid-19. Tapi untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan,” kata Jokowi lewat konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, tempo hari.

Namun yang jadi pertanyaan siapa yang pertama akan divaksin?

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartanto, seperti dilansir detikcom sempat membeberkan vaksin akan pertama kali diberikan pada kelompok masyarakat tertentu.

Kelompok pertama adalah tenaga medis, layanan kesehatan, TNI/Polri, dan aparat hukum yang diperkirakan butuh sekitar 3,5 juta dosis vaksin.

Selanjutnya tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat daerah, yang jumlahnya sekitar 5 juta orang. Setelah itu disusul oleh tenaga pendidik yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan dosen perguruan tinggi swasta maupun negeri dengan total 4,3 juta dosis.

“Aparat pemerintah pusat, daerah, legislatif, 2,3 juta (dosis). Penerima bantuan pembayaran iuran BPJS yang jumlahnya sebesar 96 juta. Semuanya itu totalnya 102 juta dan masyarakat yang usia 15 sampai 59 tahun, totalnya ada 160 juta,” jelas Airlangga beberapa waktu lalu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Longsor di Bolaang Mongondow, 7 Meninggal dan 19 Orang Selamat

Nasional

Polisi Tahan Irjen Napoleon dan Pengusaha Tommy Sumardi Terkait Kasus Pencabutan Red Notice Djoko Tjandra

Nasional

Presiden Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata
apahabar,com

Nasional

Sudah Punya 5, Gubernur Tolak Usulan Mobdin Baru
apahabar.com

Nasional

Puncak Haul Guru Sekumpul, Petugas Pastikan Ketersediaan Makanan
apahabar.com

Nasional

UI Uji Coba Aspal Berbahan Sampah Plastik Multilayer

Nasional

Anggota Komisi I DPR Ingatkan Prabowo Berhati-hati Beli Pesawat Tempur F-35
apahabar.com

Nasional

KPK Periksa Sekjen DPR RI, Kasus Suap Kebumen?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com