Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Tanah Laut dan Banjar Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Setelah 16 Tahun Buntu

- Apahabar.com Senin, 21 Desember 2020 - 20:29 WIB

Tanah Laut dan Banjar Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Setelah 16 Tahun Buntu

Sengketa tapal batas antara Kabupaten Banjar dengan Kabupaten Tanah Laut (Tala), tuntas setelah adanya rapat fasilitasi penegasan batas daerah di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

apahabar.com, PELAIHARI – Setelah 16 tahun tak menemui kata sepakat, sengketa tapal batas antara Kabupaten Banjar dengan Kabupaten Tanah Laut (Tala) akhirnya tuntas, Senin (21/12).

Rapat yang dihadiri langsung kedua kepala daerah Bupati Tala H Sukamta dan Bupati Banjar KH Khalilurrahman berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah lantai 3 Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Rapat tersebut dimediasi langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel Sugian Noorbah, yang juga diikuti oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan kedua daerah tersebut.

Sugian Noorbah menuturkan bahwa pihak Kementerian Dalam negeri memberi jangka waktu untuk Pemprov Kalsel untuk mempertemukan Pemkab Tala dan Banjar dan mengambil keputusan terkait sengketa yang ada.

Dalam rapat perwakilan kedua daerah beradu data pada rapat tersebut, usai adu data, para peserta rapat pun meninggalkan ruangan rapat, yang tersisa hanya Bupati Tala Sukamta, Bupati Banjar Khalilurrahman dan Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel Sugian Noorbah.

Mereka melakukan pembicaraan secara khusus di dalam ruangan tersebut. Tak berselang lama keputusan pun dibuat, permasalahan tapal batas antar Kabupaten Tala dan Banjar di Desa Bentok Darat dengan Desa Kiram seluas 1.000 hektar yang telah berlangsung selama 16 tahun tersebut pun selesai.

Usai pertemuan, Sukamta mengatakan setelah melakukan pembicaraan dengan Bupati Banjar mengenai tapal batas antara Kabupaten Tala dan Banjar mereka yang dimediasi oleh Pemprov Kalsel telah selesai.

“Alhamdulillah dengan selesainya permasalahan tapal batas pada hari ini, berarti sudah selesai persoalan tapal batas kita dengan Kabupaten Banjar, Banjarbaru dan Tanah Bumbu,” jelasnya.

Ketika disinggung apakah kedua kabupaten akan berbagi wilayah yang disengketakan, Sukamta membantahnya. Menurutnya bukan berbagi melainkan dengan solusi win to win yang artinya kedua belah pihak diuntungkan.

“Antara klaim Pemkab Tala dan Banjar tadi sudah kita temukan untuk ditentukan di mana batasan-batasan kedua wilayah tersebut,” urai Sukamta.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Gelar Diklatcab dan Rakercab, HIPMI Tala Diminta Ciptakan Pengusaha Muda
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Pelantikan 52 Kepala Desa di Tala akan Berlangsung Sakral
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Penyaluran Dana Transfer APBN Lambat, Sukamta Mengeluh
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Gubuk Milik Nenek Berusia 95 Tahun di Tala Akan Dibedah
aapahabar.com

Kab. Tanah Laut

Hindari Covid-19, Sukamta Minta Warga Tala Tidak Keluar Daerah
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Nekat Nongkrong, Perkumpulan Anak Muda di Tala Dibubarkan
BWS

Kab. Tanah Laut

Tangani Abrasi Pantai Kampung Baru Kintap, BWS Kalimantan II Turun Tangan
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

“Rumah Dataku” Jadi Basis Data di Tanah Laut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com