BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Tangani Abrasi Pantai Kampung Baru Kintap, BWS Kalimantan II Turun Tangan

- Apahabar.com Kamis, 24 Desember 2020 - 10:24 WIB

Tangani Abrasi Pantai Kampung Baru Kintap, BWS Kalimantan II Turun Tangan

BWS Kalimantan II segera lakukan penanganan abrasi di Tanah Laut. Foto-ahc14

apahabar.com, PELAIHARI – Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II turun tangan menangani abrasi di Tanah Laut.

Abrasi terjadi di Kampung Baru, Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, beberapa waktu lalu.

“Kami di sini mewakili Kementerian PUPR meninjau secara langsung lokasi abrasi atau dampak gerusan pasca-banjir ROB. Dalam waktu dekat ini kami akan sampaikan ke pimpinan untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Toni Kushartono, PPK Sungai dan Pantai I, setelah melakukan peninjauan lokasi abrasi,
Kamis (24/12).

Rencananya, BWS Kalimantan II akan melakukan penanganan sementara, karena situasi yang sudah sangat mendesak.

“Kami akan bekerja sama dengan pihak unit pengelola yang ada di divisi kami untuk akan melakukan penanganan sementara dengan mendatangkan alat, pemasangan karung-karung pasir,”katanya.

Selanjutnya, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kepala BWS Kalimantan II dan pemerintah pusat untuk melakukan penanganan.

“Karena kalau ini tidak ditangani secepatnya, kampung di pesisir ini akan habis semua terkikis hantaman gelombang,” katanya.

Anggota BPD Desa Muara Kintap, Sahcrudin, bersyukur pemerintah merespons cepat keluhan masyarakat. Ia pun berharap abrasi itu dapat segera ditangani.

“Kalau tidak, rumah warga yang masih tersisa akan rusak juga diterjang ombak dan abrasi,”katanya.

Apalagi, kata dia, abrasi itu telah menyebabkan salah satu komplek pemakaman warga muslim hilang tergerus ombak. Itu belum ditambah dengan sejumlah rumah warga yang rusak.

“Makam Muslimin di jalan kampung baru ini sudah hilang. Sudah tidak bisa terbaca lagi. Semuanya rata,” tandas Sahcrudin.

Camat Kintap Eko Trianto mengatakan abrasi terjadi di dua titik. Pertama, di tanah dataran tinggi pada 2019. Lalu, kedua yang terjadi beberapa hari lalu di Kampung Baru, Desa Muara Kintap.

“Kami sudah mengajukan usulan pembangunan penanganan abrasi. Namun belum sempat terealisasi keburu terjadi abrasi lagi,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait langkah- langkah yang akan dilakukan awal untuk menangani abrasi di Tanah Laut.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Dahnial Kifli Minta Jantung Kota Pelaihari Dipercantik

Kab. Tanah Laut

Dahnial Kifli Minta Jantung Kota Pelaihari Dipercantik
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

KPU Tala Mulai Sosialisasikan Tahapan Pilkada

Kab. Tanah Laut

Giliran BKPRMI Tala Bantu Bocah Obesitas Ahmad Irwandi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Puluhan Ribu Jemaah Hadiri Batakan Berselawat bersama Habib Syech
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Puncak Haornas di Tala, Masyarakat Ramai Ikut Senam Massal
Natal

Kab. Tanah Laut

Sukamta: Perayaan Natal dan Tahun Baru Ditiadakan di Tala
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Minta Penyedia Barang dan Jasa Siap Berkompetisi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Pemkab Tala Teken Penerapan Zona Integritas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com