Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi

Terjebak, Belasan Penambang Batubara Tewas Hirup Gas Beracun

- Apahabar.com Minggu, 6 Desember 2020 - 13:25 WIB

Terjebak, Belasan Penambang Batubara Tewas Hirup Gas Beracun

Ilustrasi area pertambangan. Foto-net

apahabar.com, CHINA – Terjebak di area pertambangan batubara, belasan penambang tewas menyusul adanya kebocoran gas monoksida.

Peristiwa itu terjadi di tambang batubara Diaoshidong di Chongqing, China, Jumat (4/12) tadi sekira pukul 5 sore waktu setempat.

Tercatat ada 24 penambah terjebak di area pertambangan itu. Akan tetapi ada 18 penambang tewas karena menghirup gas beracun itu, demikian dikutip dari AP.

Seorang penambang ditemukan dalam keadaan hidup setelah kejadian tersebut. Para penyelamat dikabarkan telah mencari lima orang lainnya yang diyakini juga masih hidup.

Pertambangan Diaoshuidong sebenarnya sudah ditutup lebih dari dua bulan lalu. Saat kecelakaan terjadi, perusahaan pengelola sedang membongkar peralatan bawah tanahnya di sana. Penyebab musibah ini sedang diinvestigasi.

Saat ini, petugas tengah menginvestigasi penyebab dari kebocoran karbon monoksida meracuni para penambang itu.

Tambang batubara merupakan industri paling berbahaya di dunia. Dikutip dari kompas.tv, setidaknya 5.000 kematian di tambang batubara terjadi di setiap tahunnya.

Di China sendiri kecelakaan di tambang batubara kerap terjadi karena rendahnya keamanan. Pada 2013, kecelakaan di tambang barubara telah menghilangkan tiga nyawa.

Sedangkan pada 2018 dan juga di Chongqing, tujuh penambang tewas setelah sebuah skip terjatuh di poros tambang.

Sementara itu pada September lalu, 16 pekerja di pinggiran Chongqing terbunuh setelah ban berjalan terbakar.

Kabakaran itu menghasilkan tingkat karbon monoksida berbahaya yang kemudian meracuni para penambang tersebut.

Selanjutnya pada akhir September 2020 ada 16 orang tewas setelah karbon monoksida tingkat tinggi membuat para penambang terperangkap di pertambangan batu bara Songzao, di Chongqing, Cina.

Pertambangan Diaoshuidong dibangun pada 1975 dan dikelola mulai 1998 oleh sebuah perusahaan swasta. Pertambangan Diaoshuidong, yang kandungan gasnya tinggi, per tahunnya menghasilkan 120 ribu ton batu bara.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Sejarah, Arab Saudi Gelar Turnamen Sepak Bola Wanita Tahun Ini
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Melania dan Menantu Minta Donald Trump Menyerah dan Akui Kemenangan Biden
apahabar.com

Internasional

Drone Turki Jadi Kekuatan Baru di Tengah Dominasi AS, Israel dan China
Covid-19

Internasional

Abaikan Covid-19, Diprediksi Jutaan Warga AS Tetap Berlibur Thanksgiving
apahabar.com

Internasional

Thailand Menghapus Ganja dari Daftar Narkotika
apahabar.com

Internasional

China Persilahkan AS Tutup TikTok Ketimbang Jual Paksa
apahabar.com

Internasional

1.300 Tahun Terpendam, Fungsi Azimat Kuno Mesir Terkuak
apahabar.com

Internasional

Isyarat Palestina Batalkan Boikot Politik, Abbas Ucapkan Selamat ke Biden
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com