Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu

Termasuk Banjarbaru, PPP Klaim Menang di 123 Pilkada

- Apahabar.com Jumat, 11 Desember 2020 - 15:59 WIB

Termasuk Banjarbaru, PPP Klaim Menang di 123 Pilkada

Sekjen PPP Arsul Sani. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengklaim raih kemenangan di 123 wilayah yang melaksanan Pilkada 2020.

Seperti diketahui, salah satunya Kota Banjarbaru. Di mana Aditya Mufti Arifin, kader PPP untuk sementara memimpin perolehan sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwali).

Aditya yang berpasangan dengan Wartano unggul sementara dari dua pesaingnya Martinus-Darmawan Jaya dan Gusti Iskandar-Iwansyah, dalam real count KPU.

Kemenangan itu termasuk dalam klaim PPP atas 123 Pilkada secara nasional.

Meski begitu, jumlah 123 tersebut belum termasuk Pilkada di Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Dari keseluruhan Pilkada 2020 yang diikuti oleh PPP, maka dari perhitungan semenatara per (Jumat) tanggal 11 Desember ini, terdapat 94 Pilkada yang dimenangkan paslon di mana PPP menjadi menjadi pengusung, dan 29 daerah di mana PPP menjadi pendukung paslon. Total sementara ini PPP telah berhasil ikut memenangkan paslon dalam pilkada di 123 daerah,” kata Sekjen PPP Arsul Sani dilansir detikcom.

“Jumlah di atas masih akan bertambah karena PPP belum memasukkan hasil pilkada dari beberapa daerah di sejumlah provinsi yakni: Papua, Papua Barat, NTT dan Sultra,” imbuhnya.

Pun terkait Pilkada Kalsel, dimana PPP mengusung Denny Indrayana-Difriadi Darjat, juga belum termasuk dalam klaim kemenangan dari 123 tersebut.

“Hasil pilkada di beberapa daerah, di mana PPP menjadi pengusung juga belum kami masukkan karena perbedaan yang tipis dari quick count atau progres real count yang ada di KPU belum signifikan untuk mengambil kesimpulan, seperti di Pilkada Kalsel, di mana PPP mengusung paslon Denny-Difri,” tutur Arsul.

Dalam Pilkada 2020 yang telah dilaksanakan pada 9 Desember lalu, PPP menjadi partai pengusung di 174 daerah dan menjadi partai pendukung karena tidak memiliki kursi DPRD setempat di 48 daerah.

PPP tidak ikut mengusung meskipun memiliki kursi DPRD setempat di 4 daerah dan abstain atau tidak memberikan dukungan kepada paslon manapun di 44 Pilkada.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Begini Alasan Warga Sungai Jingah Dukung Ibnu Sina
Mahkamah Konstitusi

Politik

Gugatan di MK, Denny Indrayana Siasati Kekalahan di Bawaslu
apahabar.com

Politik

Kepincut Ilham di Pilkada HST, Sekda Tamzil Beberkan Alasannya

Politik

Puluhan Tahun Tak Ada Perhatian, Warga Perigi Ngadu Masalah Infrastruktur ke Ustadz Mushaffa Zakir
apahabar.com

Politik

Masa Tenang Kampanye, Kader Nasdem Kalsel Copot Ratusan APK
apahabar.com

Politik

Relawan Tanah Laut Bersatu Dukung Jokowi-Ma’ruf
apahabar.com

Politik

Pemilik Bengkel di Tanbu Layani Servis Motor Gratis Demi Dukung SHM-MAR
apahabar.com

Politik

Terkait Penangkapan Anggota BPN, Ini Komentar Sandiaga Uno
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com