Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini Dear Korban Banjir Kalsel, Posko untuk Gugat Gubernur Sahbirin Segera Dibuka! Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action

Termasuk dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumlah Penumpang Kapal Merosot

- Apahabar.com Jumat, 25 Desember 2020 - 18:10 WIB

Termasuk dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumlah Penumpang Kapal Merosot

Pandemi Covid-19 dan imbauan untuk tidak bepergian menggerus jumlah penumpang kapal laut. Foto: Okezone

apahabar.com, JAKARTA – PT Pelindo III yang mengelola 43 pelabuhan di tujuh provinsi, termasuk Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mencatat terjadi penurunan penumpang kapal.

Penurunan tersebut tercatat mencapai 59 ribu orang. Dari 98 ribu penumpang selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, menjadi hanya 39 ribu penumpang sampai sekarang.

“Penurunan yang cukup besar ini tak lepas dari pandemi Covid-19, serta imbauan untuk tidak bepergian,” papar VP Corporate Communications Pelindo III, R Suryo Khasabu, seperti dilansir Antara, Jumat (25/12).

“Sejumlah syarat bepergian yang ditetapkan pemerintah, juga menjadi pertimbangan calon penumpang untuk melakukan perjalanan,” sambungnya.

39.000 penumpang itu tercatat sejak H-7 hingga H-1 perayaan Natal di 43 pelabuhan yang dikelola Pelindo III di tujuh provinsi.

Selain Kalsel, pelabuhan dalam lingkungan Pelindo III adalah Jatim, Jateng, Bali, Kalteng, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Pun sampai sekarang jumlah penumpang masih stabil dan tidak mengalami lonjakan yang berarti,” jelas Suryo.

Untuk sementara penumpang tertinggi tercatat di Pelabuhan Tenau Kupang sebanyak 8.400 orang. Disusul Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 6.400 orang dan Pelabuhan Maumere 3.000 orang.

Di sisi lain, Pelindo III juga telah menyiapkan pos koordinasi terpadu angkutan Nataru yang didukung petugas dari berbagai instansi.

Sasaran pos koordinasi ini adalah kelancaran dan keamanan, hingga penegakan protokol kesehatan di lingkungan pelabuhan. Pos ini beroperasi sejak 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

“Beberapa fasilitas pendukung juga siapkan untuk pemenuhan protokol kesehatan, hingga petugas yang berkeliling untuk pendisiplinan protokol kesehatan,” tandas Suryo.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Pangan Dunia, FAO Indonesia: Pangan Global Rapuh Akibat Pandemi
apahabar.com

Nasional

Kunjungan Jokowi ke Kalsel, TNI-POLRI Turunkan 2.000-an Personel
apahabar.com

Nasional

Pukul Kucing Hingga Tewas, Sopir Angkot Bakal Dipolisikan
apahabar.com

Nasional

Warga Nikmati Libur Lebaran di Pantai Tanah Kuning Kalimantan Utara
apahabar.com

Nasional

Situs DPRD Sulsel Diretas, Jadi RIP KPK!
apahabar.com

Nasional

18 Pasien Positif Covid-19 di Bali Sembuh

Nasional

Unjuk Rasa Setahun Jokowi-Ma’ruf di Makassar, Ribuan Personel Gabungan Disiapkan
apahabar.com

Nasional

Pangeran Charles Positif Virus Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com