Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Termasuk Habib Rizieq, Polisi Akan Tangkap 5 Tersangka Lainnya

- Apahabar.com Kamis, 10 Desember 2020 - 18:10 WIB

Termasuk Habib Rizieq, Polisi Akan Tangkap 5 Tersangka Lainnya

Habib Rizieq Shihab. Foto-VIVA/Muhamad Solihin

apahabar.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya akan menangkap Habib Rizieq Shihab (HRS) dan lima tersangka lain terkait perkara kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat.

Habib Rizieq akan ditangkap setelah sebelumnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam upaya menghasut dan menghalangi penyidikan.

Selain Habib Rizieq, 5 tersangka lain, yakni Haris Ubaidilah (HU), Ali Alwi Alatas (AA), Maman Suryadi (MS) Ahmad Sabri Lubis (AS), dan Idrus (I).

“Penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan. Saya ulangi terhadap para tersangka penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan,” kata Kapolda Metro Jaya Fadil Imran di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, seperti dilansir dari Republika.co.id, Kamis (10/12).

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan penyidik telah menetapkan HRS sebagai tersangka atas dugaan melakukan penghasutan dan menghalangi penyidikan.

Sangkaan itu menyusul penyidikan kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Kepada HRS, polisi mengenakan Pasal 160 dan 216 KUHP. Pasal 160 KUHP berbunyi “Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah”.

Pasal 216 ayat (1) KUHP menyebutkan, “Barangsiapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barangsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000”.

Sementara 5 tersangka lainnya yang bertindak sebagai panitia acara dijerat dengan Pasal 93 UU No 6/2018 tentang Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan.

Perinciannya, yakni HU sebagai ketua panitia, AA sebagai sekretaris panitia, MS sebagai penanggungjawab di bidang keamanan, SL sebagai penanggungjawab acaranya, dan I sebagai kepala seksi acara.

“[Kepada] Keenam tersangka ini, Polri dalam hal ini akan menggunakan kewenangan upaya paksa, yang dimiliki oleh Polri, sesuai aturan perundang-undangan. Dengan pemanggilan atau dilakukan dengan penangkapan itu upaya paksa,” kata Yusri saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/12).

Menurut Yusri, penetapan 6 tersangka ini dilakukan setelah dilakukan gelar perkara kasus kerumunan massa di acara akad nikah puteri HRS pada Selasa (8/12).

Namun, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan gelar perkara itu dilakukan pada Senin (7/12).

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pura-pura Diculik, Mahasiswi Ini Bermaksud ‘Peras’ Ortunya  
apahabar.com

Nasional

143 Ribu Paspor Calon Jamaah Haji Siap Diproses Visa
Sriwijaya

Nasional

Jenazah Kopilot Sriwijaya Air SJ182 Teridentifikasi, Termasuk 2 Penumpang
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 180 Negara Berebut APD hingga Sanitizer
apahabar.com

Nasional

Obati Pasien Covid-19, Ilmuwan Prancis Uji Teori Pemanfaatan Nikotin
Demi Penanganan Covid-19, Cuncung Siap Potong Gaji 50 Persen

Nasional

Demi Penanganan Covid-19, Cuncung Siap Potong Gaji 50 Persen
apahabar.com

Nasional

Survei Indo Barometer: Erick Thohir Sosok Menteri dengan Kerja Nyata
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Masyarakat Semakin Khawatir Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com