Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Tiba di Indonesia, Sinovac Dapat Kucuran Dana Rp7 Triliun untuk Kembangkan Produksi Vaksin

- Apahabar.com Senin, 7 Desember 2020 - 13:06 WIB

Tiba di Indonesia, Sinovac Dapat Kucuran Dana Rp7 Triliun untuk Kembangkan Produksi Vaksin

Ilustrasi - Seorang pria bekerja di fasilitas pengemasan pembuat vaksin China Sinovac Biotech, yang mengembangkan vaksin penyakit virus corona eksperimental (COVID-19), Beijing, China. Foto-Reuters/Thomas Peter via Antara

apahabar.com, BEIJING – Sino Biopharmaceutical selaku induk perusahaan langsung mencairkan dana senilai 500 juta dolar AS (sekitar Rp7,06 triliun) kepada anak perusahaan Sinovac Life Science Co, Senin (7/12).

Hal itu segera setelah vaksin yang diproduksi Sinovac Biotech Ltd tiba di Indonesia pada Minggu (6/12).

Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan vaksin lebih lanjut dalam menghadapi Covid-19, yaitu memproduksi hingga 300 juta dosis dan menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi keduanya pada akhir tahun ini.

Dengan selesainya pembangunan pabrik kedua, Sinovac bisa menghasilkan 600 juta dosis per tahun, kata pihak Sinovac Life Science seperti dikutip Global Times yang dilansir Antara, Senin.

Uji klinis vaksin Sinovac tahap ketiga telah mendapatkan persetujuan dari otoritas di Indonesia, Turki, Brazil, dan Chile.

Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac telah tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu (6/12) malam.

Vaksin tersebut selanjutnya akan diproses oleh Bio Farma, BUMN di Indonesia yang memproduksi vaksin.

Pemerintah Indonesia sedang menantikan 1,8 juta dosis vaksin lagi, yang diperkirakan baru tiba pada awal Januari 2021.

Di China, uji klinis vaksin tahap pertama dan tahap kedua telah menunjukkan hasil yang memuaskan pada 90 persen relawan dari kalangan dewasa dan orang tua.

Sinovac dan Sinopharm saat ini sedang menunggu persetujuan pemasaran dari otoritas di China.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Bom Meledak di Masjid Kabul Saat Salat Jumat, Nyawa Imam Tak Sempat Diselamatkan
apahabar.com

Internasional

Korea Selatan Wajibkan Tes Covid-19 Bagi Tentara AS
apahabar.com

Internasional

Sekjen PBB: Dunia Gagal Hadapi Tantangan untuk Perangi Pandemi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Akhirnya Masjid Pertama Athena Dibuka untuk Jemaah
apahabar.com

Internasional

Jika Diganggu, Presiden China: Kami Tidak Takut Perang
Palestina

Internasional

Tak Ada Hubungan Diplomatik dengan Israel, Indonesia Tetap Bersama Rakyat Palestina
apahabar.com

Internasional

Vietnam: Latihan Militer China di Laut China Selatan Ancam Perundingan
Trump

Internasional

Pengusaha AS Kecam Rusuh Massa Trump di Gedung Capitol
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com