PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Tim Ben-Ujang Tolak Hasil Penghitungan Suara Pilgub Kalteng, Ini Alasannya

- Apahabar.com     Jumat, 18 Desember 2020 - 21:52 WITA

Tim Ben-Ujang Tolak Hasil Penghitungan Suara Pilgub Kalteng, Ini Alasannya

Rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilgub Kalteng selesai, Jumat (18/12).Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah telah menetapkan hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah atau Pilgub Kalteng 2020, Jumat (18/12).

Berdasarkan hasil hitungan KPU, terdapat jumlah suara sah sebanyak 1.038.928 suara. Sementara suara tidak sah 29.934 suara.

Hasilnya, Paslon 02 H Sugianto Sabran-H Edy Pratowo meraih 536.128 suara atau 51,60 persen.

Sedangkan Paslon 01 Ben Brahim-H Ujang Iskandar hanya meraih 502.800 suara atau 48,40 persen.

Terkait hasil penghitungan KPU Kalteng itu, saksi tim paslon 01 menolak hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara tersebut.

Bahkan enggan menandatangani berita acara. “Kami tidak menyetujui, karena berdasarkan hasil keputusan bersama paslon 01, Ben Brahim dan H Ujang Iskandar,” kata Junjung Kataruhan, melalui pesan WhatsApp kepada apahabar.com, Jumat (18/12).

Hasil Pleno Terbuka KPU, Sugianto-Edy Menang di Pilgub Kalteng

Junjung mengungkapkan pihaknya tidak menyetujui karena menilai banyak terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif.

Meski begitu, ia tidak merinci jenis pelanggaran tersebut. Namun ia menilai, pelanggara itu terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota Kalteng.

Padahal, menurut Junjung, jika tidak ada kecurangan, maka paslon 01 lah yang bakal memenangkan Pilgub Kalteng kali ini.

Oleh sebab itulah, dari informasi tim kuasa hukum 01 yang ia dengar, sengketa ini bakal dibawa ke ranah Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kalau informasinya kayaknya memang mengarahnya ke sana, kita mengacu PMK nomor 6 tahun 2020,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Via Zoom, Denny-Difri Hadirkan Sandiaga Uno di Bincau Martapura
apahabar.com

Politik

Pilkada Tanah Bumbu, Debat Perdana SHM-MAR Tiba Lebih Awal
Denny

Kalsel

Soroti Suara di Binuang Tapin, Denny Sebut Saksinya Sempat Diancam
apahabar.com

Politik

Dikawal Seluruh Partai Pengusung, SJA-Arul Resmi Daftar ke KPU Kotabaru
apahabar.com

Politik

Debat Cawagub Kalsel: Muhidin Curhat Mau Mundur Wali Kota, Difri Singgung Kawin Paksa
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel, Mampukah Duo Jenderal Menangkan Denny-Difri?
apahabar.com

Politik

Ketua Umum Tertangkap, PPP Kaltim Buka Suara
KPU

Politik

Warga Positif Covid-19 Tetap Mencoblos, KPU Kalsel Akan Jemput Bola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com