Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Ubah Jenis Kepesertaan JKN-KIS, Mujiyo Sekeluarga Cukup Pakai PANDAWA

- Apahabar.com Selasa, 15 Desember 2020 - 08:16 WIB

Ubah Jenis Kepesertaan JKN-KIS, Mujiyo Sekeluarga Cukup Pakai PANDAWA

Selama masa pandemi, pelayanan di Kantor BPJS Cabang Barabai terbatas. Foto-Feri for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Agar terus menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Mujiyo harus mengaktifkan kepesertaan keluarganya.

“Supaya merasa aman ketika memiliki jaminan. Karena kesehatan adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya” tutur Mujiyo.

Baru-baru tadi, warga Hulu Sungai Tengah (HST) ini harus mengaktifkan status kepesertaan sang adik, Widya (24).

Adiknya ini sebelumnya tercatat sebagai tanggungan orang tuanya yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Karena Widya telah menyelesaikan pendidikan tingginya secara otomatis KIS-nya dinonaktifkan.

Hal itu sudah tertuang dalam Pasal 5 Ayat 2 poin b Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Isinya, seorang anak dari segmen kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU) dapat ditanggung oleh orang tuanya yang menjadi peserta selama belum berusia 21 tahun atau belum berusia 25 tahun bagi yang masih menempuh pendidikan formal.

Karena kondisi atau masih dalam masa pandemi Covid-19, Mujiyo terbatas untuk akses ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai.

Dia terhalang waktu lantaran bekerja sebagai ASN.

Namun, berkat aplikasi Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (PANDAWA), Mujiyo terbantu.

Dia dengan mudah melakukan proses perubahan kepesertaan sang adik.

“Prosesnya mudah, dan cepat juga. Tergantung pada kelengkapan berkas kita juga. Kebetulan kami kemarin sempat ada berkas yang kurang, tapi setelah lengkap semuanya langsung diproses, dan selesai dengan cepat,” aku Mujiyo.

Terkait PANDAWA ini, Mujiyo mengaku memperoleh informasi melalui salah satu rekannya.

Lantas dia merasa inovasi dari BPJS Kesehatan itu sangat bermanfaat dan membantu masyarakat.

“Aplikasinya sangat membantu, tinggal kita ikuti sesuai pilihan yang ada,” ujar Mujiyo.

Karena aplikasi itu, dia bisa mengurusnya langsung tanpa mengorbankan waktunya sebagai pegawai di instansi pemerintahan.

“Sekarang status kepesertaan adik saya sudah aktif kembali, sebagai peserta BPJS mandiri (PBPU -red), dan semua prosesnya terjadi tanpa harus ke Kantor BPJS Kesehatan. Begitu pula dengan pembayarannya, saya sudah menggunakan sistem autodebet dari bank,” tambah Mujiyo.

Dia berharap, masyarakat semakin banyak memanfaatkan inovasi layanan non-tatap muka ini.

“Seluruh proses dari awal sampai akhir tidak menyulitkan. Harapannya, ke depan sosialisasi terkait layanan ini akan semakin ditingkatkan supaya lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini, supaya sebisa mungkin kontak langsung dengan orang lain dapat dibatasi dengan layanan yang cukup diakses dari rumah saja,” tutup Mujiyo.

Untuk menggunakan PANDAWA ini, cukup menghubungi nomor 0811515042. Di nomor ini, operator akan memandu peserta dalam mengurus atau mendapatkan pelayanan administrasi.

Aplikasi ini tidak hanya bisa dilakukan masyarakat HST tetapi masyarakat se Banua Anam yang meliputi Tapin, HSS, HSU, Balangan dan Tabalong.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Wajibkan Kepesertaan JKN-KIS, Warning Bagi Badan Usaha Tak Patuh di Tapin
Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah KTTI, BPJS Kesehatan RI Siap Jalankan Amanah

BPJS Kesehatan Barabai

Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah KTTI, BPJS Kesehatan RI Siap Jalankan Amanah
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Partus dengan JKN-KIS, Mudah dan Tanpa Biaya
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

BPJAMSOSTEK Serahkan BSU Gelombang Terakhir ke Kemnaker
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Tunggu Kelahiran, Mukminah Pastikan Cicitnya Terdaftar JKN-KIS
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Kismani Kantongi JKN-KIS, Tak Berarti Kesehatan Jadi Nomor Dua
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Percayakan Pada Selembar Kartu, Arsyad Punya Cerita Persalinan Istrinya
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

MCS BPJS Kesehatan Sasar Bhayangkari Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com