Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel Yuk Nyumbang, apahabar.com Buka Posko Peduli Banjir Kalsel Breaking News! Jalan Nasional Banjarmasin – Hulu Sungai Putus Lagi Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel

Unik, Masjid Ini Bernama Yesus Kristus Putra Maryam

- Apahabar.com Minggu, 13 Desember 2020 - 11:46 WIB

Unik, Masjid Ini Bernama Yesus Kristus Putra Maryam

Masjid Bernama Yesus Kristus Putra Maryam Tuai Kontroversi. Foto-The Standard via Republika.co.id

apahabar.com, KISIMU – Sebuah masjid di Kisumu, Kenya mengundang banyak perhatian dan sensasi di internet.

Bagaimana tidak, rumah ibadah umat Muslim itu dinamakan dengan ‘The Mosque of Jesus Christ the son of Mary” (Masjid Yesus Kristus putra Maryam).

Kenapa dinamakan begitu? Ternyata hal itu dimulai dengan perselisihan hukum yang berlarut-larut antara Asosiasi Muslim dan Seventh Day Adventist Church (SDA) atas kepemilikan sebidang tanah.

Perselisihan yang berlangsung selama beberapa dekade, berakhir pada Oktober tahun ini, setelah Pengadilan Tanah dan Lingkungan di Kisumu menyatakan bahwa tanah itu milik komunitas Muslim.

Dalam upaya membangun jembatan dan memulihkan perpecahan, komunitas Muslim memilih nama baru untuk masjid yang menarik perhatian banyak orang dan menjadi sensasi internet.

Masjid yang terletak di tanah yang pernah disengketakan di Kaloleni di Kabupaten Kisumu, Kenya, ini diberi nama Masjid Yesus Kristus putra Maryam.

“Kami telah mengalami pergumulan panjang untuk tanah tersebut dan itulah salah satu alasan kami memilih untuk menentukan nama. Kami bukan musuh dengan orang Kristen,” kata seorang muazin, Abdul Rashid, dilansir dari laman The Standard seperti dikutip dari Khazanah.republika.co.id, Minggu (13/12).

Umat beriman mengatakan pilihan nama menandakan keputusan komunitas Muslim untuk menunjukkan kepada gereja SDA bahwa mereka adalah satu.

Rashid mengatakan, Muslim juga percaya pada Yesus dan bahwa dia adalah salah satu dari nabi bersama empat lainnya termasuk Nabi Muhammad SAW.

“Muslim percaya pada Yesus Kristus. Pemilihan nama tersebut juga merupakan apresiasi kami terhadap Yesus Kristus yang kami yakini akan datang kembali,” ujar Rashid.

Rencana untuk membangun masjid permanen juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Kendati demikian, umat Islam yang beribadah di tempat tersebut telah membangun bangunan sementara untuk salat mereka.

Seorang pejabat senior pemerintah yang beribadah di masjid, mengatakan bahwa nama tersebut tidak unik, dia menyampaikan bahwa Yesus juga diakui dalam Islam. Pejabat tersebut merupakan salah satu dari mereka yang mengajukan gugatan terhadap gereja SDA

“Yesus diberi Injil sementara Muhammad diberi Alquran. Pemilihan nama adalah pesan bagi mereka bahwa kita bersama. Kami selalu bersama,” kata pejabat itu.

Beberapa orang Kristen di wilayah itu menyambut baik langkah itu dengan mengatakan itu akan membangun hidup berdampingan secara damai.

“Itu adalah sikap yang bagus. Saya pikir itu adalah indikasi kuat bahwa Muslim dan Kristen menganggap satu sama lain sebagai saudara dan saudari,” kata salah seorang penganut Kristen, Joseph Odhiambo.

Sebelumnya pada 25 September 1985, Sekretaris asosiasi saat itu Mohammed Abdo Saleh menulis surat kepada Komisaris Tanah, mengajukan situs untuk membangun masjid baru.

Pada saat itu, sewa 40 tahun kepada Otoritas Gula Ramisi telah kedaluwarsa. Akan tetapi terdapat kontroversi karena otoritas tersebut telah menggunakan hak milik tersebut untuk mendapatkan pinjaman dari bank komersial, dan telah gagal bayar.

Asosiasi kemudian mengambil alih tanah tersebut tanpa izin dari otoritas tanah terkait. Namun pada 2010, Gereja SDA pindah ke tanah yang sama, dan mengklaimnya.

Ini memaksa Asosiasi Muslim untuk melangkah ke pengadilan. Pada Oktober, akhirnya asosiasi Muslim menghela nafas lega setelah Hakim Ombwayo memutuskan bahwa gereja bukanlah pemilik sah tanah tersebut.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Liga Dunia Muslim dan Umm Al-Qura Sepakati Kerja Sama
apahabar.com

Habar

Kembalinya Kumandang Azan di Masjid Jamia Kashmir
apahabar.com

Habar

KH Ma’ruf Amin Percaya Guru Sekumpul Wali Allah
apahabar.com

Habar

Haul Habib Basirih, Ribuan Peziarah Mulai Padati Kubah
apahabar.com

Habar

Mau Bantu Berbuka di Masjid Jami, Berikut Biayanya
apahabar.com

Habar

Tarawih di Masjid Nabawi Berdurasi Singkat dengan Makmum Terbatas
Prihatin Tingginya Angka Perceraian, LDNU Banjar Gelar Kajian Resep Bahagia Rumah Tangga

Habar

Prihatin Tingginya Angka Perceraian, LDNU Banjar Gelar Kajian Resep Bahagia Rumah Tangga
apahabar.com

Habar

Begini Riwayat Gelar “Wujud” di Belakang Nama Syekh Abdullah Al Banjari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com